Sebelum terkapar di atas tikar, senpi Brimob DIY sempat macet
Merdeka.com - Bripka Iwan Rudiyarto (35), anggota Detasemen B Sentolo, Kulonprogo, Satuan Brimob Polda DIY, tewas usai menembak kepalanya sendiri dengan pistol yang biasa dibawa saat bertugas. Sebelum kepalanya tertembus timah panas, Iwan sempat mengarahkan tembakan senjata apinya ke atas sebanyak dua kali.
"Namun, tembakan sebanyak dua kali yang diarahkan ke atas itu sempat tidak berhasil dan gagal alias macet," ungkap Slamet Riyadi, saksi mata saat diperiksa polisi di Mapolres Purworejo, Jawa Tengah Selasa (4/10).
Dalam keadaan usai pesta minuman keras jenis Vodka dan mabuk, Iwan langsung berupaya membuka kunci pistol revolvernya. Selanjutnya mengarahkan pucuk pistol ke bagian kanan pelipisnya.
"Dorrr! Saat itulah Mas Iwan langsung terkapar di atas tikar di halaman rumah Supriyono," bebernya.
Suara keras dari pistol itu menggegerkan warga sekitar rumah Supriyono di Jalan Kartini, Desa Sindurjan RT 3 RW 5, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo geger. Pasalnya, peluru yang menembus dahi Bripka Iwan mengenai kaca rumah bagian depan milik Supriyono.
"Kacanya pecah karena terkena peluru yang menembus dahi di kepala Mas Iwan," ucapnya.
Iwan yang masih mengenakan kaos polisi dan bercelana pendek itu langsung jatuh terkapar dan kritis. Selanjutnya dia dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Tjitriwardoyo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. (mdk/sho)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya