Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sebelum selundupkan sabu 1 ton, pelaku dimodali Rp 200 juta /orang

Sebelum selundupkan sabu 1 ton, pelaku dimodali Rp 200 juta /orang Penyelundupan sabu satu ton di Anyer digagalkan. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Fakta terkait penyelundupan sabu satu ton perlahan terungkap. Salah satunya, soal modal Rp 200 juta yang diterima masing-masing pelaku sebelum menyelundupkan barang haram tersebut ke Ibu Kota.

Demikian diungkapkan Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta.

"Masing-masing orang ini informasinya sebelum berangkat pada saat di Taiwan mendapatkan uang sebesar kurang lebih nilainya 200 juta masing-masing. Oleh seseorang yang disana yang masih kami dalami," ungkap Nico kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (14/7).

Kini, lanjut Nico, penyidik masih meminta keterangan sejumlah saksi untuk menuntaskan kasus tersebut. Seperti keterangan dari beberapa karyawan sebuah restoran seafod di kawasan Depok, Jawa Barat.

"Kami beserta tim akan mencari beberapa orang yang berhasil kami amankan yaitu satu pemilik restoran 88, dimana empat tersangka ini pernah berhenti beberapa kali pada saat kami tim gabungan dengan polres Depok berhenti disana," terangnya.

"Sehingga akan kami ambil keterangan, hingga kini masih berlangsung, kemudian kami akan mencari siapa pendananya, kemudian bagaimana cara kapal yang mengantar ini bisa masuk kesini, sementara demikian langkah-langkah selanjutnya apabila sudah selesai akan kami sampaikan," tandasnya.

Sebelumnya, sabu satu ton diamankan polisi dari dermaga eks Hotel Mandalika, Jalan Anyer Raya, Serang, Banten, semalam. Paket sabu itu dikemas dalam 27 kotak di dalam mobil Inova gold dan 24 kotak di Inova hitam. Total ada 51 kotak. Estimasi tiap bruto masing-masing 20 kilogram. Total 1 ton.

Tiga orang tersangka sudah diamankan. Satu diantaranya ditembak mati karena melawan petugas saat ditangkap. Tersangka yang tewas adalah LMH berperan sebagai bos atau pengendali. Dua lainnya adalah CWV dan LGY. Sedangkan, pelaku HYL baru saja dibekuk kemarin.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP