Sebelum razia Lapas Jambi, Polisi pernah temukan napi simpan narkoba
Merdeka.com - Kerusuhan berujung pembakaran terjadi di lembaga pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Jambi. Para napi melakukan aksi anarkis lantaran menolak adanya razia narkoba yang dilakukan oleh tim gabungan.
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto membenarkan jika kericuhan dipicu oleh adanya razia narkoba yang dilakukan oleh tim Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) di lapas tersebut.
"Yang jelas mereka tidak ingin dihentikan aktivitas narkoba di Lapas," kata Rikwanto di Komplek Mabes Polri, Jakarta, Jumat (3/3).
Diakui Rikwanto, di lapas itu para napi memang kerap melakukan aktivitas narkoba. Bahkan, sebelum insiden ini, polisi pernah melakukan razia di lapas tersebut dan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa narkoba.
"Ada kegiatan narkoba, kan sebelumnya kita pernah melakukan razia di lapas itu dan ditemukan beberapa barang bukti narkoba," ujar dia.
Jenderal bintang satu itu mengungkapkan untuk saat ini situasi di lapas sudah kondusif. Dia menyebut beberapa pihak yang memprovokasi pengrusakan dan pembakaran pun telah diamankan pihak kepolisian.
"Saat ini sudah kondusif memang beberapa ruangan terbakar dan beberapa provokasi sudah diamankan," pungkas Rikwanto.
Sebelumnya, para napi di Lapas Klas II A Jambi mengamuk dan melakukan pengrusakan beberapa fasilitas termasuk pembakaran ruang Aula, Koperasi dan tahanan. Mereka mengamuk karena tidak terima dirazia oleh pihak Kemenkumham.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya