Sebelum OTT KPK terkait suap Meikarta, Bupati Bekasi sudah ingatkan anak buah
Merdeka.com - KPK melakukan OTT terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Bekasi. OTT diduga berkaitan dengan perizinan di bidang tata ruang untuk properti Meikarta, proyek milik Lippo Grup di Cikarang.
Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin mengatakan, sudah mewanti-wanti anak buahnya di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Menurut dia, sejumlah pejabat yang pernah diingatkan adalah Kepala Seksi Bidang Tata Ruang, Tina, dan Kabid Tata Ruang, Neneng.
"Awal tahun sudah saya wanti-wanti, saya mengimbau agar hati-hati," kata Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin kepada wartawan di kantornya, Senin (15/10).
Sejumlah pejabat itu, termasuk Kepala Dinas PUPR Jamaludin sedang menjalani pemeriksaan di KPK. Lembaga antirasuah itu berjanji akan menggelar konferensi pers sore ini.
Meski demikian, Neneng masih menunggu konfirmasi langsung dari KPK siapa saja pejabat di Kabupaten Bekasi yang ditangkap, dan berpotensi menjadi tersangka.
"Saya demi Allah enggak tahu," ujar Neneng terkait kasus yang menjerat anaknya.
KPK menangkap sedikitnya 10 orang baik pejabat di Pemerintah Kabupaten Bekasi dan pihak swasta dalam operasti tangkap tangan (OTT) pada Minggu (14/10). Komisi antirasuah itu menyita barang bukti uang tunai senilai Rp 1 miliar dalam bentuk dolar Singapura dan rupiah.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya