Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sebelum minum air merah, warga diminta baca syahadat

Sebelum minum air merah, warga diminta baca syahadat Air sumur berwarna merah. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Puluhan warga terus berdatangan ke rumah Sugianto (71) di Jalan Haji Joko I, Lenteng Agung, Jakarta Selatan untuk meminta air sumur yang berwarna merah. Karena tak ingin musyrik, sang pemilik meminta warga untuk membaca syahadat sebelum minum air itu.

"Saya tidak mau ini menjadi musyrik. Saya bilang ke warga kalau mau minum baca syahadat dulu," kata Sugianto di kediamannya, Senin (2/9).

Mantan Ketua RT 08 RW 004 Lenteng Agung itu tidak meminta bayaran kepada warga yang meminta air berwarna merah itu. Dia menampung air di beberapa ember dan panci di belakang rumahnya.

Warga yang datang, dipersilakan mengambil air itu secukupnya. Ada yang menggunakan botol, ada juga yang menggunakan plastik hingga jeriken. Mereka percaya air itu berkhasiat.

Sugianto mengaku tidak tahu khasiat air tersebut karena belum ada satupun petugas yang datang ke rumahnya untuk menguji kandungan dan yang terdapat dalam air tersebut. Dia juga tidak tahu apa yang menyebabkan air sumur di rumahnya berubah warna menjadi merah.

"Saya juga kaget, di sekitar sini kan lagi kekeringan, sumur warga banyak yang kering. Kenapa air yang keluar berwarna merah," tuturnya.

Sebelumnya, Sugianto mengaku air yang berwarna merah itu mulai keluar saat dia menyalakan mesin pompa air tadi malam sekitar pukul 22.00 WIB. Cerita dari mulut ke mulut pun beredar dengan cepat, sehingga warga berdatangan ke rumahnya. (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP