Sebelum meledakkan Starbucks, terduga pelaku rangkul pengunjung
Merdeka.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol M Iqbal, mengungkapkan salah satu terduga pelaku teror bom Sarinah, Thamrin melakukan bom bunuh diri di dalam Starbucks. Terduga pelaku tersebut adalah Ahmad Muhajan bin Saron.
"Pelaku yang menggunakan bom bunuh diri yaitu yang di dalam Starbucks Coffe," kata Iqbal, di Polda Metro Jaya, Sabtu (16/1).
Iqbal mengatakan, pelaku bom bunuh diri tersebut dikuatkan dengan adanya keterangan saksi bernama Aldi. Saat itu, saksi mau dirangkul oleh terduga pelaku.
"Yang bersangkutan mau dirangkul kemudian mengelak sehingga yang bersangkutan selamat tidak meninggal dunia," ujarnya.
Saat ini, Aldi masih menjalani perawatan di rumah sakit Abdi Waluyo.
Dia menambahkan, pihaknya masih menyelidiki untuk bom yang berada di pos polisi. Sebab bom tersebut meledak dan terduga berinisial D berada di tempat tersebut.
"Yang kedua masih kami selidiki atau bom bunuh diri atau bom yang diletakkan di pos lantas yang jelas itu bom meledak dan korban ada di situ yang diduga D," kata Iqbal. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya