Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sebelum ditangkap, truk muatan 18 ton ganja sempat dikuntit BNN

Sebelum ditangkap, truk muatan 18 ton ganja sempat dikuntit BNN Ganja puluhan ton di Riau. ©2014 merdeka.com/abdullah sani

Merdeka.com - Truk hasil tangkapan bermuatan ganja yang saat ini masih dibongkar oleh petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Riau bersama BNN Pusat di halaman kantornya di Jalan Pepaya Pekanbaru, sebelum ditangkap, petugas BNN terlebih dahulu melakukan penguntitan saat memasuki wilayah Riau dari Sumatera Utara (Sumut).

Truk itu dikuntit sejak masuk wilayah Kabupaten Rokan Hilir, diikuti sampai Pekanbaru dan akhirnya diringkus di kawasan daerah Kelurahan Palas Kecamatan Rumbai, Pekanbaru Kota. Dari situ, langsung digiring ke kantor BNN Riau.

Kepala BNN Riau Kombes Ali Pranaka kepada merdeka.com Jumat (24/10) mengatakan berdasarkan perhitungan sementara, truk tersebut berisikan sekitar 18 ton ganja.

"Ya, BNN Pusat dan BNN Riau menangkap truk pengangkut ganja beratnya sekitar 18 ton di perbatasan antara Sumut dan Riau," ujar Ali.

Pantauan di lokasi, pada truk pembawa barang haram yang sudah dipaketkan dalam karung goni sebanyak puluhan karung itu, tertempel tulisan Pengujian Kendaraan Bermotor (KIR) yang terdaftar di DKI Jakarta. Di situ tertera tronton tersebut itu berdaya angkut 30 ton dengan panjang 11,9 meter dan nomor kir JKT 587027.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak BNN Provinsi Riau. "Besok kita ekspose, rilisnya besok ke semua media," janji seorang petugas BNN yang menggunakan handuk hijau di kepalanya dan menutup wajahnya dengan masker.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP