Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sebelum dicegah, Nurhadi sempat lantik beberapa pejabat di MA

Sebelum dicegah, Nurhadi sempat lantik beberapa pejabat di MA nurhadi sekretaris MA. ©2016 google

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di kediaman Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi pada Kamis (24/4) malam. Atas penggeledahan tersebut, Nurhadi pun dilakukan pencegahan ke luar negeri.

Meski telah dicegah, Nurhadi dipastikan hingga kini masih aktif bekerja dengan jabatannya sebagai Sekretaris Jenderal MA. Hal itu diungkapkan oleh Juru Bicara MA, Suhadi.

"Masih (bekerja). Tapi hari ini saya belum ketemu," kata Suhadi di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta Pusat, Jumat (22/4).

Nurhadi ternyata juga sempat melantik sejumlah pejabat di lingkup MA sesaat sebelum dirinya dicegah ke luar negeri.

"Dia sempat melantik kok. Belum ada keputusan lain," tutupnya.

Selain rumah pribadi Nurhadi, KPK melakukan penggeledahan di ruang kerjanya di Mahkamah Agung.

"Dari semua lokasi penggeledahan ditemukan uang, tapi jumlahnya belum dihitung," ujar ketua KPK, Agus Rahardjo, Kamis (21/4).

Penggeledahan dilakukan terkait operasi tangkap tangan yang melibatkan panitera sekretaris Pengadilan Negeri, Edy Nasution. Edy diduga menerima uang suap dari Doddy Arianto Supeno terkait pengajuan Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP