Sebelum dibuang, sejak umur 5 tahun Elsa kerap disiksa pamannya
Merdeka.com - Aksi pembuangan yang dilakukan Rahman warga Jakarta terhadap keponakannya sendiri bernama Elsa (12) ke Palembang diduga merupakan puncak perilaku buruk yang dia lakukan selama ini. Sebab, selama tinggal di Jakarta, Rahman kerap menyiksa keponakannya itu.
Hal ini didapat dari pengakuan Elsa saat ditemui merdeka.com, Rabu (17/12). Menurut dia, perlakuan kasar itu sudah dia alami sejak berusia lima tahun. Penyiksaan itu terjadi ketika istri pamannya tidak berada di rumah.
"Kalo bibi baik. Tapi paman yang sering mukul, kadang pake tangan, kadang pakai kayu, gayung. Nggak tahu alasannya," ungkap Elsa.
Meski kerap disiksa, Elsa mengaku masih betah tinggal bersama pamannya. Sebab, dia bingung harus pergi ke mana jika kabur dari rumah itu.
"Dibetahin aja. Kan orangtua nggak tahu di mana. Lagian, bibi masih sayang saya aku," kata dia.
Perlakuan kasar terakhir dia alami ketika dipaksa pergi ke Palembang dua pekan lalu. Saat itu, Elsa enggan menuruti kemauan pamannya lantaran tidak tahu tempat tinggal orangtuanya.
"Karena nggak mau, tanganku disilet tiga kali. Di lengan kiri. Barulah dia paksa masuk ke mobil. Habis itu dia pergi," kata Elsa.
Elsa menjadi korban pembuangan oleh pamannya sendiri yang tinggal di Jalan Haji Ipin, Blok A, Nomor 95, Pondok Labu, Jakarta Selatan, dua minggu silam.
Elsa diselamatkan oleh Sunarti (33), warga Jalan Srijaya, Kelurahan Srijaya Negara, Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang. Setelah menampungnya selama berada di rumahnya, Sunarti memutuskan melapor ke polisi lantaran takut keluarga Elsa mencari. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya