Sebelum dibakar pacar, korban sempat tulis wasiat
Merdeka.com - Sebelum dibunuh Yahya Habibullah (21), warga Desa Sarirejo, Bojonegoro, Jawa Timur, yang tak lain adalah pacarnya sendiri, Siti Aisyah (22) sempat menulis surat wasiat untuk keluarganya.
Surat wasiat yang ditulis gadis itu ditemukan di rumahnya, Desa Ngringinrejo oleh keluarganya. Surat tersebut kemudian diserahkan ke pihak kepolisian.
Surat wasiat yang ditunjukkan kepada keluarga Aisyah ini, semakin memperkuat dugaan polisi tentang pelaku pembunuhan di Lapangan Cross Jalan Veteran, Bojonegoro itu. Namun, polisi tidak membuka secara detail isi surat wasiat tersebut.
Kapolres Bojonegoro, AKBP Rakhmad Setyadi, menceritakan awal terjadinya pembunuhan itu. Pada 9 April lalu, korban yang bekerja di PT KAS Mie Sedap, Gresik, Jawa Timur, pulang dan bertemu dengan tersangka di Terminal Rajekwesi Bojonegoro.
"Kemudian mereka mengambil uang di ATM Bang Jatim. Dari rekam CCTV di Bank Jatim ini juga menjadi alat bukti pengungkapan kasus tersebut," jelas Rakhmad.
Selain itu, barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian (TKP) juga dicocokan dengan laporan keluarga korban yang lapor ke Mapolres Bojonegoro, serta sejumlah saksi.
"Dari laporan keluarga yang masuk, keterangan dokter gigi, dan keterangan perusahaan tempat korban bekerja, serta komunikasi korban (HP), juga menjadi alat bukti pengungkapan kami," lanjut dia.
Apalagi, masih menurut dia, keluarga korban juga menemukan surat wasiat yang ditulis korban. Surat itu juga memperkuat penyelidikan petugas. "Selanjutnya, dari pengembangan penyidikan itu, petugas akhirnya menangkap tersangka yang tak lain adalah pacar korban sendiri di rumahnya."
Seperti diberitakan sebelumnya, setelah dibunuh dan dibakar, jasad korban kali pertama diketahui seorang pemulung pada tanggal 16 April 2012. "Sejak ditemukan, diperkirakan, jasad korban sudah lima hari lalu hari berada di lokasi kejadian," pungkas Rakhmad. (mdk/ian)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya