Sebelum dapat wangsit gorok leher anak, tatapan mata Dian kosong
Merdeka.com - Sat Reskrim Balikpapan, Kalimantan Timur, menangkap ibu tiga anak bernama Dian Novitasari (34). Dian mengaku mendapat bisikan gaib atau wangsit untuk menggorok leher anak yang dia sayangi.
Salah satu warga Jalan Teratai RT 02 yang juga jadi ojek langganan Dian, Irwan membeberkan perilaku aneh tersangka sebelum kejadian keji itu berlangsung. Menurutnya, tersangka suka mondar-mandir sendiri di luar rumah saat larut malam.
Oleh para tetangga yang bergiliran ronda, lanjut Irwan, saat disapa Dian tidak memberi respon. Padahal di siang hari, Dian cukup murah senyum.
"Saya sering jaga malam hari jadi kerap melihat Bu Dian jalan mondar-mandir sendirian. Kalau disapa tidak menjawab. Bahkan tatapan matanya kosong. Berbeda sekali dengan setiap hari saat saya jemput anak-anaknya sekolah," kata Irwan kepada wartawan, Balikpapan, Minggu (8/3).
Selain Chinta dan Cheri, Dian dan suaminya Herdi masih punya satu anak lagi, berusia 8 tahun bernama Chita. Rumah Dian yang berada di Jalan Terati lokasinya memang terpisah dari kumpulan rumah-rumah warga RT 02 lainnya.
Dari pemberkasan polisi, Dian dijadikan tersangka sebab melanggar pasal-pasal Undang-Undang Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Polisi juga mengenakan pasal 351 tentang penganiayaan dari KUHP. Ancaman hukumannya 7 tahun.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya