SBY sindir Setnov: Air susu dibalas air tuba!
Merdeka.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengambil langkah hukum karena namanya dicatut dalam persidangan korupsi proyek e-KTP. Dia pun bereaksi dengan munculnya nama Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas.
Nama Ibas jadi pembicaraan karena buku hitam yang selalu dibawa Setya Novanto tersingkap. Terlihat ada catatan tangan bertuliskan 'Ibas' dan 'Ketua Fraksi' di buku itu. Hal itu terjadi sebelum sidang e-KTP di Pengadilan Tipikor, kemarin.
"Bagaimana dengan tuduhan terhadap Ibas yang secara ganjil menggelikan, ditunjukkan dalam catatan Setnov? Itu sebuah permainan. Dia akan gunakan sendiri hak hukumnya. Kita beri jalan Ibas mencari jalannya," kata SBY DPP Demokrat, Selasa (6/2).
SBY kemudian teringat ketika Setnov yang kini menjadi terdakwa kasus e-KTP di-bully. Dia mengaku meminta kepada para kader untuk menahan diri tidak ikut-ikutan.
"Saat Setnov masuk ICU, kecelakaan, sehat lagi, kemudian luka banyak benjolan, saya larang ikut-ikutan, tidak baik. Tapi tampaknya air susu dibalas air tuba," tuturnya.
Setelah jumpa pers, SBY langsung mendatangi Bareskrim Mabes Polri. Dia didampingi istrinya Ani Yudhoyono. SBY meminta para kader tidak emosi dengan munculnya fitnah tersebut.
"Para kader sakit hati, marah, berpikir menghancurkan nama SBY dan keluarga ingin rusak nama baik AHY, barangkali Demokrat juga menjadi sasaran," tandasnya.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya