SBY: Saya bicara blak-blakan, jangan ada dusta di antara kita
Merdeka.com - Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengomentari sejumlah isu hangat di dalam negeri. Tak seperti biasa, SBY bicara lebih terbuka dengan nada suara cukup tinggi.
Presiden keenam itu bereaksi karena merasa dituduh jadi dalang demo 4 November nanti. Selain itu, dia juga menangkis tudingan memiliki harta sampai Rp 9 triliun serta rumah mewah dari negara luasnya mencapai 5.000 meter persegi.
Soal kasus dugaan penistaan agama menyeret calon gubernur petahana Basuki T Purnama (Ahok) tak luput dari perhatiannya. Dia juga mengingatkan agar demo tertib dan mendukung penuh berjalannya pemerintahan Presiden Joko Widodo.
"Saya hari ini bicara blak-blakan. Saya tidak mau ada dusta di antara kita," kata SBY di kediamannya Cikeas, Bogor, Rabu (2/11).
Dia meminta agar semua pihak tidak mudah terpancing isu-isu tidak benar banyak beredar di media sosial. Mantan Menko Polhukam itu berharap tak ada pihak mengorbankan rakyat demi memuluskan kekuasaan.
"Ke depan negeri kita makin baik. Jangan lah lakukan langkah-langkah tidak adil yang menciderai harkat martabat, harga diri orang perorang, jangan korbankan orang untuk tujuan politik dan kekuasaan," pesan ayah Agus Yudhoyono itu.
SBY juga mengimbau gabungan organisasi masyarakat (Ormas) Islam melakukan aksi taat pada peraturan perundang-undangan. Dia juga meminta aparat penegak hukum mewaspadai adanya pihak-pihak memanfaatkan demo untuk melakukan kerusuhan.
"Kepada masyarakat barangkali lakukan unjuk rasa, damai lah, tertib lah jangan langgar aturan, jangan merusak," tandas menantu Letjen (Purn) Sarwo Edhie tersebut.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya