Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

SBY: Pancasila tidak boleh kita dogmakan

SBY: Pancasila tidak boleh kita dogmakan Pidato SBY. ©2012 Merdeka.com/abror rizki

Merdeka.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, Pancasila merupakan solusi dari pelbagai ideologi yang berkembang di seluruh dunia, yakni demokrasi dan komunisme. Namun, bukan berarti Pancasila disakralkan atau menjadi dogma dalam kehidupan bernegara.

"Maka dalam dunia dan dunia yang berubah ini, Pancasila tidak boleh kita sakralkan dan kita dogmakan dan harus kita jadikan living of ideologi tadi, marilah kita cerdas dan teguh untuk memaknai Pancasila seperti itu," kata SBY saat memberi meresmikan pusat pendidikan Pancasila dan konstitusi di Cisarua, Bogor, Selasa (26/2).

SBY mengaku melihat Pancasila dengan cara yang berbeda. Terutama melihat perubahan-perubahan fundamental dari negara-negara yang menganut marxisme, komunisme dan command economi. Ditambah terbentuknya organisasi G20 dan negara-negara dengan ideologi ekstrem.

"Indonesia selamat dari krisis global ini, karena diam-diam kita memilih jalan yang berbeda, our own way, tidak masuk dalam kutub-kutub ideologi itu, tapi kita menemukan jalan kita sendiri yang ini mengakar dan berakhir pada Pancasila dan semua dijalankan di negeri tercinta ini," katanya.

SBY menambahkan, pernyataannya itu merupakan jawaban dari pertanyaan yang diungkap oleh Francis Fukuyama dalam thesisnya the end of history yang menggambarkan kondisi dunia saat ini. Di mana semua negara telah meletakkan ideologinya usai perang dingin yang ditandai berkembangnya reformasi di Rusia dan runtuhnya tembok Berlin, Jerman.

"Apakah dalam era globalisasi dan dunia yang baru ini disebut dengan the end of history, muncul setelah perang dingin berakhir setelah tembok Berlin runtuh yang menggambarkan dunia saat ini adalah dunia the pose ideologi edge. Dunia yang meletakkan ideologi pada masa lampaunya. Dikaitkan dengan pancasila, maka apakah membicarakan ideologi seperti pancasila masih relevan," papar SBY. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP