Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

SBY: Kemenkes rawan salah gunakan anggaran

SBY: Kemenkes rawan salah gunakan anggaran SBY. ©rumgapress/abror rizki

Merdeka.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali menekankan sistem good governance, terutama dalam hal penggunaan anggaran. Dalam pengamatan SBY, Kementerian Kesehatan merupakan pos paling rawan terhadap penyalahgunaan anggaran kesehatan.

"Saya mendengarkan juga tentang good governance, lebih tepatnya penggunaan anggaran. Ini penting, Kementerian Kesehatan ini adalah salah satu yang rawan dalam penggunaaan APBN dari banyak kementerian," sindir ujar SBY usai sidang kabinet terbatas di kantor Kementerian Kesehatan, Rabu (1/8).

SBY mengatakan, banyak pejabat maupun mantan pejabat yang terpaksa berurusan dengan hukum karena merasa khilaf atau bersalah akibat melakukan penyalahgunaan anggaran. Bahkan ada yang sampai divonis bersalah karena memang terbukti melakukan penggelapan, korupsi atau mark up.

"Yang paling baik sekarang adalah mencegah, kalau sudah terjadi penyimpangan dan ada kerugian negara, tidak semudah itu kerugian itu dikembalikan. Banyak saudara kita yang harus menjalani proses hukum karena khilaf atau salah sehingga dinyatakan bersalah secara hukum," tandasnya.

Dia pun mengimbau agar seluruh jajaran di Kementerian Kesehatan berperan aktif mencegah terjadinya penyimpangan-penyimpangan, karena dampaknya tidak hanya negara, tapi masyarakat juga ikut dirugikan. SBY menegaskan tidak ingin melihat kasus-kasus serupa terjadi lagi.

"Berkaitan dengan managemen anggaran, saya ingin tidak ada lagi kasus apapun yang berkaitan dengan sektor kesehatan. Karena sekarang ini mudah sekali untuk diketahui," tandasnya. (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP