Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

SBY juga hentikan kerja sama atasi people smuggling

SBY juga hentikan kerja sama atasi people smuggling PM Australia Tony Abbott dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. © Abc.net.au

Merdeka.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan sikap terhadap Australia terkait penyadapan terhadap para pejabat tinggi Indonesia. Hal itu disampaikan SBY dalam konferensi pers di kantor presiden, menyikapi isu penyadapan yang dilakukan intelijen Australia terhadap dirinya dan sejumlah pejabat di Indonesia, Rabu (20/11). Berikut tiga poin sikap Indonesia terhadap Australia.

1. Indonesia menunggu penjelasan dan pertanggungjawaban Australia atas kasus penyadapan.

2. Berangkat dari kasus penyadapan itu, maka sejumlah agenda kerja sama akan di-review. Untuk sementara dihentikan dulu kerja sama pertukaran informasi dan pertukaran intelijen. Ikut dihentikan dulu latihan bersama antara tentara Indonesia dan Australia, baik TNI AD, AU, AL maupun latihan yang sifatnya gabungan. Coordinated military operations juga dihentikan sampai semuanya jelas.

3. Indonesia berpendapat dan akan meminta untuk keberlanjutan kerja sama dibutuhkan protokol code of conduct serta guidance principle di segala bidang mulai dari latihan militer, kerja sama menghadapi people smuggling, pertukaran intelijen dan informasi. Code of conduct ini bersifat mengikat dan jelas. (mdk/tts)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP