Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

SBY jawab curiga Malaysia: Tak ada WNI di MH370 terlibat teroris

SBY jawab curiga Malaysia: Tak ada WNI di MH370 terlibat teroris Malaysia Airlines hilang. ©REUTERS/Kham

Merdeka.com - Hilangnya pesawat Malaysia Airlines penerbangan MH370 menjadi pusat perhatian sejumlah negara di dunia, termasuk Indonesia. Sebagai negara tetangga, Indonesia juga mengulurkan bantuan dengan menerjunkan armada kapal perang, pesawat udara dan tim SAR yang dimiliki untuk mencari jejak pesawat nahas tersebut.

Di tengah berlangsungnya pencarian, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan tujuh warga negara Indonesia sekaligus penumpang pesawat tersebut tidak terlibat dalam organisasi terorisme.

"Jadi kalau ada kecurigaan Malaysia atau pihak manapun, jangan-jangan ada warga negara dari negara manapun, yang memiliki latar belakang misalnya terorisme itu tidak ada dari warga negara kita," tegas SBY saat membuka sidang kabinet terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (14/3).

SBY meminta kepada pejabat terkait untuk memberikan penjelasan dan segera berkomunikasi dengan otoritas Malaysia atas spekulasi yang berkembang. Terutama, berita-berita yang dipandang dapat menyudutkan Indonesia.

"Saya mendengar ada berita dari satu titik ke titik yang lain tentang itu. Saya berharap kita bisa menjelaskan dengan gamblang jelas dan tegas bahwa tidak ada perlu kecurigaan seperti itu, dari hasil pengecekan kita di dalam negeri," tegasnya.

Serupa dengan SBY, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Sutarman mengungkapkan, tidak ada indikasi keterlibatan warga negara Indonesia dalam jaringan terorisme. Dari hasil penyelidikan polisi, nama-nama penumpang yang masuk dalam manifes pesawat, tak satupun yang terlibat aksi kriminal di Tanah Air.

"Saya pastikan yang terdaftar, yang ikut dalam pesawat MH370, yang penumpang dari Indonesia seluruhnya tak ada kegiatan terlarang di Indonesia, atau pun pernah menjadi salah satu, tak ada catatan kejahatan," paparnya.

Akan tetapi, Indonesia bersedia memberikan bantuan jika aparat hukum Malaysia mengajukan permohonan mengenai data-data yang diperlukan. Salah satunya pencarian koneksi para penumpang Indonesia sebelum dinyatakan hilang.

"Saya telepon kepala kepolisian Malaysia, apabila dibutuhkan data tentang koneksi terhadap orang-orang yang ada di Indonesia, silakan hubungi kita. Kita akan membantu sepenuhnya data yang akan digunakan, sehingga Malaysia bisa mendapatkan akses informasi," tandasnya. (mdk/tts)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP