SBY cium teror jelang natal & tahun baru, Polda Jabar siaga
Merdeka.com - Polda Jabar siap mencegah serta mendeteksi dini berbagai ancaman teror jelang perayaan natal dan tahun baru 2014. Langkah itu dilakukan menyusul pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menyebut adanya potensi gangguan keamanan.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul mengaku tengah meningkatkan dengan seluruh jajaran kapolres/kapolrestabes di wilayah hukumnya.
"Polda Jabar segera melakukan deteksi dini, serta menginventarisir titik yang dianggap rawan. Informasi apapun yang kita peroleh, menjadi bahan utama untuk melakukan pencegahan, ini juga sesuai instruksi Kapolri," katanya, Jumat (13/12).
Menurut dia, pengawasan di perbatasan juga akan terus ditingkatkan untuk mencegah masuknya pelaku-pelaku teror ke wilayah Jabar. Untuk diketahui, selama ini pelaku teror kerap menepi di wilayah Jabar untuk mengatur strategi.
Dalam pengamanan natal dan tahun baru kata dia, pihaknya akan melakukan Operasi Lilin Lodaya 2013. Operasi itu akan fokus pada pengamanan gereja dan objek vital lainnya.
Selain itu, lokasi-lokasi tempat hiburan, dan pusat perbelanjaan serta tempat keramaian lainnya juga akan menjadi prioritas.
"Persiapan natal dan tahun baru kita akan amankan tempat tempat yang akan dijadikan tujuan masyarakat. Kita berharap situasi berjalan kondusif," terangnya.
Dia menambahkan, ada sebanyak 570 gereja dan 156 tempat ibadah yang ada di Jabar. Brimob Polda Jabar telah disiapkan untuk melakukan sterilisasi. Selain fokus melakukan pengamanan dan penjagaan gereja dan objek vital, Polda Jabar juga akan melakukan pengamanan terhadap titik rawan kemacetan.
"Jalur wisata, jalur menuju tempat ibadat serta di dalam kota juga akan kita perhatikan, terutama jelang malam tahun baru, karena puncak kemacetan ada pada saat itu," paparnya. (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya