Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Satu Pelajar SMP di Depok Terpapar Covid-19 Saat PTM

Satu Pelajar SMP di Depok Terpapar Covid-19 Saat PTM Pasien Corona. ©2020 Merdeka.com/Antara

Merdeka.com - Satgas Covid-19 Kota Depok kembali menemukan adanya kasus positif di sekolah saat pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) di Kota Depok. Kasusnya ditemukan kemarin di SMPN 2 Depok dan praktis hari ini tidak ada kegiatan PTMT di sekolah tersebut.

“Di SMP 2 benar ada satu siswa positif,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, Rabu (3/11).

Kegiatan PTMT dihentikan sementara selama tujuh hari. Hal itu sesuai dengan peraturan walikota yang berlaku.

“Sesuai perwal, langkah mitigasi yaitu menghentikan sementara PTMT selama tujuh hari dan melakukan testing/tracing/treatment,” tukasnya.

Selanjutnya, dilakuka tes kesehatan antigen terhadap 50 orang yang kontak erat. Baik itu murid, guru dan tenaga pendidik yang ada di sekolah.

“Hari ini dilakukan Swab terhadap 50 orang kontak erat,” terangnya.

Diduga siswa tersebut terpapar dari keluarga. Dadang menyebut, selama ini temuan kasus positif di sekolah berasal dari klaster keluarga.

“Iya dari klaster keluarga. Selama ini untuk kasus di sekolah berawal dari klaster keluarga,” ungkapnya.

Kasus serupa juga pernah ditemukan di SMPN 10 Depok. Saat itu PTMT langsung dihentikan sementara selama tujuh hari. Kemudian ditemukan juga puluhan santri di Ponpes Babusalam Cimanggis yang juga terpapar dan mereka menjalani isolasi mandiri dalam area ponpes karena mereka adalah orang tanpa gejala (OTG).

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP