Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Satroni SMK di Tangsel, perampok bergolok gasak harta Rp 77 juta

Satroni SMK di Tangsel, perampok bergolok gasak harta Rp 77 juta Ilustrasi Perampokan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Kawanan perampok bergolok menyatroni SMK Muhammadiyah yang beralamat di Jalan Raya Puspiptek, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan. Kelompok perampok yang diduga berjumlah lebih dari lima orang itu menggasak sejumlah harta benda sekolah dengan nilai mencapai Rp 77 juta lebih.

Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya kejadian itu terjadi pada Selasa (13/6) malam dan baru dilaporkan esok harinya Rabu (14/6).

Kejadian bermula saat kawanan perampok bergolok itu tiba pada malam hari. Saat itu petugas penjaga sekolah bernama Fadli, sedang patroli keliling sekolah.

"Tiba-tiba dikerumuni lima pelaku menggunakan penutup wajah, satu pelaku di antaranya langsung mengancam dengan golok," kata Alexander saat dikonfirmasi, Kamis (15/6).

Selanjutnya, Fadli yang tak bisa berbuat banyak, diikat seluruh tangan dan kakinya. Sementara mulutnya dan matanya dibekap menggunakan pelaku dengan kain.

Tidak saja itu, Fadli juga ditindih menggunakan kasur. Sehingga para pelaku bisa leluasa menggasak harta benda milik sekolah. "Ada sejumlah barang elektronik dan uang tunai," terangnya.

Setelah mengambil sejumlah barang dan uang milik sekolah, pelaku kemudian kabur dan meninggalkan Fadli dalam kondisi terikat di salah satu ruang guru. "Pelaku meninggalkan saksi yang masih terikat di ruang guru, diperkirakan kerugiannya mencapai Rp 77 juta," Terangnya.

Kini Polisi masih menyelidiki kasus tersebut, sejumlah saksi dan keterangan lain sedang dihimpun. "Tim Vipers sudah bergerak, ada sejumlah keterangan yang masih kami himpun," tandasnya.

(mdk/msh)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP