Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Satpol PP Banjarmasin razia salon plus-plus

Satpol PP Banjarmasin razia salon plus-plus Satpol PP angkut 19 pelayan pijat. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Bidang Linmas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin melaksanakan razia salon di wilayah Kota Banjarmasin. Kepala Bidang Linmas Satpol PP Kota Banjarmasin Iwan Wahyudi menilai salon-salon tersebut memiliki pelayanan ganda atau biasa disebut salon plus-plus.

"Kami lakukan razia ini karena adanya informasi salon-salon tersebut melayani ganda dan bisa pratek prostitusi," ucap Iwan Wahyudi di Banjarmasin, Selasa (7/4).

Dia mengatakan dalam razia tersebut ada tujuh salon yang dilakukan pemeriksaan oleh petugas. Salon yang diduga menjadi langganan para pria hidung belang itu dan dilakukan pemeriksaan di antaranya Salon ARN, RRE, RRN, ARN, YOL, AUD dan RNT.

"Kami lakukan pemeriksaan terhadap tujuh salon di wilayah Gunung Sari Kota Banjarmasin itu karena salon-salon tersebut diduga dijadikan tempat untuk pratek prostitusi," tuturnya seperti dilansir Antara.

Lebih lanjut, dalam razia tersebut tidak didapati temuan adanya tamu yang bermesraan di dalam kamar dan dicurigai razia tersebut telah bocor. "Razia ini hasilnya nihil dan tujuh salon yang kami curigai tidak ada temuan dan razia ini diduga telah bocor," katanya usai melaksanakan razia tersebut.

Meski razia berakhir nihil, namun pihaknya tetap melakukan pendataan terhadap para wanita yang bekerja di salon-salon yang saat itu dilakukan pemeriksaan. Razia seperti ini akan terus dilakukan secara rutin dan apabila nanti ada salon yang kedapatan berprofesi ganda maka akan langsung diberikan sanksi tegas.

"Masih banyak salon-salon yang menjadi target kami dan sistem razianya akan kami ubah agar tidak bocor lagi kepada pengelola salon yang diduga melayani ganda praktik prostitusi," tutupnya.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP