Satgas Tegaskan Vaksin Covid-19 Harus Sesuai Karakteristik Masyarakat RI
Merdeka.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito, mengatakan bahwa pemerintah membuka diri untuk menerima kandidat vaksin manapun. Termasuk vaksin Moderna yang telah melewati uji klinis tahap awal dengan hasil efektivitasnya melebihi 90 persen.
Namun, kata Wiku, pemerintah akan cermat dan ketat memutuskan untuk bekerja sama dalam pengadaan vaksin Covid-19. Langkah ini untuk memastikan vaksin Covid-19 yang masuk ke Indonesia sesuai dengan karakteristik masyarakat di Tanah Air.
"Vaksin Covid-19 yang akan digunakan juga harus sesuai dengan karakteristik masyarakat Indonesia dan sesuai sarana pendukung lainnya seperti cold chain," ujarnya, Rabu (18/11).
Ketua Dewan Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia ini menjelaskan setiap vaksin harus melalui proses pengawalan oleh Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM). Selain itu, vaksin harus melewati uji klinis, mulai tahap 1, 2 dan 3.
"Dan memperoleh emergency use authorization (EUA) oleh BPOM," sambungnya.
Pengembangan vaksin Covid-19 dari Moderna Inc menunjukkan hasil yang cukup baik. Chief medical officer Moderna, Tal Zaks, mengatakan efektivitas vaksin Moderna sebesar 94,5 persen.
"Efektivitas keseluruhan luar biasa. Ini hari luar biasa," demikian dikutip dari BBC News.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya