Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Satgas Nemangkawi Bantah IPW Soal Tiga Anggota TNI Terluka

Satgas Nemangkawi Bantah IPW Soal Tiga Anggota TNI Terluka Ilustrasi garis polisi. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala Humas Satgas Nemangkawi, Kombes M Iqbal Alqudussy, menegaskan sekaligus membantah pernyataan Indonesian Police Watch (IPW) yang menyebut ada anggota TNI mengalami luka saat baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Pihaknya sudah melakukan pengecekan personel.

"Terkait statement IPW. Satgas Nemangkawi sudah dilakukan pengecekan pasukan baik Polri maupun TNI. Anggota TNI tidak ada yang terluka kemarin dalam Gakkum di Olienski," kata Iqbal dalam keterangannya, Sabtu (1/5).

"Pengecekan personel pun sudah saat apel gabungan kemarin Rabu, 28 April 2021," tambahnya.

Dia berharap IPW memberikan data yang bisa dipertangungjawabkan.

"Diharapkan IPW tidak memberikan data-data yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Menyebarkan hoaks. Saring sebelum share, agar tidak menimbulkan kegaduhan," tutupnya.

Sebelumnya, Ketua Presidium Ind Police Watch, Neta S Pane, dalam rilisnya menyebut tiga anggota Polri telah terluka dalam baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Illaga Utara pada 27 April 2021 kemarin. Mereka yang terluka, hingga kini masih belum bisa dilakukan evakuasi.

Berdasarkan informasi yang didapatnya, tiga anggota Polri yang terluka itu merupakan Satgas Belukar yakni Ipda Anton Tonapa selaku Dantim Bravo 9 Belukar yang terkena luka tembak pada bagian bahu, Bripda Wily terkena pada bagian paha atas serta satu anggota lagi belum teridentifikasi.

"Sementara masih dilakukan upaya evakuasi oleh Heli Karakal dari Bandara Ilaga menuju TKP di Kamp. Lumawi untuk dievakuasi ke Bandara Timika, tetapi Heli Karakal masih ditembaki oleh Kelompok KKB," kata Neta dalam keterangan persnya, Jumat (30/4).

Hingga kini, Helikopter yang untuk melakukan evakuasi, kata Neta, masih berada di Bandara Aminggaru Ilaga.

"Helinya masih di sana (Bandara Aminggaru Ilaga," ujarnya.

"Sebab heli Karakal terus menerus ditembaki oleh kelompok KKB. Untuk itu heli masih standby di Bandara Aminggaru Ilaga," sambungnya.

Sebelumnya, informasi yang didapat oleh Neta jika mereka yang terluka merupakan anggota TNI. Namun, ia kembali mendapatkan kabar jika anggota yang terluka merupakan anggota Polri.

"Info awal yang kita peroleh ternyata terjadi kesalahan dan infonya dikoreksi, dari tiga yang luka ternyata dua polisi dan satu lagi belum ada identitasnya," ungkapnya.

Kapolri Perintahkan Anak Buah Terus Kejar KKB

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, dirinya telah memerintahkan anggotanya untuk melakukan penangkapan terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang ada di Papua. Hal ini ia sampaikan, buntut dari tewasnya anggota Korps Bhayangkara dalam baku tembak dengan KKB beberapa waktu lalu.

"Saya perintahkan kepada seluruh anggota Satgas yang bertugas, lakukan terus pengejaran terhadap KKB yang ada di Papua. Terus berjuang, negara tidak boleh kalah," kata Sigit di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (28/4).

"Lakukan perjuangan, lakukan langkah-langkah terbaik yang bisa saudara-saudara semua laksanakan, dan kami pimpinan Polri dan seluruh jajaran yang ada di Polri siap untuk mensupport apapun yang diperlukan dalam rangka melakukan penegakan di Papua," sambungnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP