Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Satgas Minta Posko Covid-19 Fasilitasi Komunikasi Virtual bagi Masyarakat

Satgas Minta Posko Covid-19 Fasilitasi Komunikasi Virtual bagi Masyarakat Penumpang kereta di Stasiun Senen. ©2021 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Pemerintah melarang masyarakat mudik untuk merayakan Lebaran Idulfitri 2021. Sebagai pengganti mudik, masyarakat diimbau untuk melakukan silaturahmi dengan keluarga di kampung halaman secara virtual.

Guna membantu masyarakat melakukan silaturahmi virtual, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Doni Monardo meminta pengelola posko Covid-19 untuk memfasilitasi alat komunikasi.

"Mohon berkenan posko-posko yang ada di setiap daerah bisa memberikan kesempatan kepada keluarga yang mungkin belum memiliki fasilitas komunikasi virtual untuk bisa difasilitasi," katanya dalam konferensi pers, Senin (26/4).

Doni mengatakan masyarakat sebaiknya mengikuti aturan pemerintah soal larangan mudik. Dia mengingatkan, larangan mudik bertujuan untuk mencegah penularan Covid-19 di daerah.

"Harus bersabar, harus bisa menahan diri. Ini semuanya untuk kepentingan bersama. Kita harus bisa menyelamatkan diri kita, menyelamatkan keluarga kita dan juga menyelamatkan bangsa," ujarnya.

Doni menambahkan, aturan larangan mudik dikeluarkan setelah pemerintah melihat data peningkatan kasus Covid-19 dampak Lebaran Idulfitri sebelumnya. Pada tahun 2020, Lebaran Idulfitri memicu peningkatan kasus Covid-19 sebesar 69 persen hingga 93 persen.

"Sudah terbukti dengan pasti, setiap libur panjang akan diakhiri dengan peningkatan kasus, akan diikuti dengan jumlah pasien di RS yang meningkat. Dan juga akan diikuti dengan angka kematian yang tinggi termasuk dengan gugurnya para dokter dan nakes lainnya," tandasnya.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP