Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Satgas Kesehatan TNI akan prioritaskan penyediaan air bersih di Papua

Satgas Kesehatan TNI akan prioritaskan penyediaan air bersih di Papua Satgaskes TNI. ©2018 Merdeka.com/Ahda

Merdeka.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengirimkan 260 personel Satuan Tugas Kesehatan (Satgaskes) ke wilayah Papua untuk menanggulangi Kejadian Luar Biasa (KLB) wabah campak di Asmat, Papua. Mantan Kasau ini menyebut, penyediaan air bersih menjadi prioritas utama.

"Penyediaan air bersih dan di sana menjadi prioritas," ujar Hadi usai apel pelepasan pasukan di Lanud Halim Perdanakusuma, Kamis (25/1).

Selain itu, sekiranya 100 dokter yang diturunkan. Pada kloter pertama, sekitar 27 dokter telah diturunkan. Pada pelepasan kedua ini, ada 53 orang dokter yang ditugaskan.

"Hari ini dokter yang dikirim 53 dokter, sebelumnya ada 23 atau 27 dokter dan hari ini sudah tersebar," kata Hadi.

Hadi menuturkan saat ini stok obat mencukupi. Hadi memastikan sudah memberikan obat-obatan yang cukup ke wilayah operasi.

"Saat ini TNI masih memiliki stok atau kemampuan, untuk mendukung kebutuhan obat-obatan. Kebetulan Kapuskes sudah melaporkan kepada saya dan sebagian obat-obatan sudah terkirim ke Asmat pada waktu tahap pertama kita mengirimkan personel dan obat-obatan," jelasnya.

Kepala Pusat Kesehatan TNI, Mayjen Ben Yura Rimba, memastikan obat-obatan telah tersedia. Selain itu, pasukan juga dibekali dengan alat penjernih air untuk mendapatkan air bersih.

"Kita semua bekali alat penjernih air, obat-obat pedoman pedoman kesehatan seluruh protap dan prosedur kita lakukan," ucapnya.

Sebelumnya, wilayah Asmat, Papua, dilanda wabah penyakit campak juga gizi buruk. Akibatnya, puluhan anak di sana meninggal dunia. Presiden Joko Widodo langsung memerintahkan Panglima TNI juga Kapolri untuk mengutus pasukan menangani wabah tersebut.

(mdk/rzk)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP