Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Satgas Covid-19: PPKM Tak Efektif Bila Masyarakat Tak Patuh Protokol Kesehatan

Satgas Covid-19: PPKM Tak Efektif Bila Masyarakat Tak Patuh Protokol Kesehatan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito. Foto: Liputan6 ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menilai pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa dan Bali sejak 11 hingga 25 Januari 2021 tak efektif menekan laju penularan Covid-19. Hal itu ditandai dengan mobilitas masyarakat masih tinggi dan kasus Covid-19 masih meningkat tajam.

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito mengatakan kebijakan PPKM sedang dikaji lebih jauh.

"Pemerintah tentunya akan mengkaji kebijakan untuk menekan kasus positif yang muncul di masyarakat," katanya dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (2/2).

Wiku menjelaskan, pada dasarnya setiap kebijakan yang diambil akan berjalan efektif jika masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan. Baik menggunakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mencuci tangan dengan sabun.

Namun, jika masyarakat tidak patuh menerapkan protokol kesehatan, kebijakan apa pun yang diterapkan tak bisa menekan laju penularan Covid-19.

"Pelaksanaan PPKM di Pulau Jawa dan Bali ini dapat berjalan efektif apabila masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan 3M," ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah seharusnya menegakkan peraturan PPKM secara tegas. Jika ditemukan pelanggaran, kata Wiku, pemerintah daerah wajib mengambil tindakan sesuai ketentuan yang berlaku dalam PPKM.

"Akan efektif juga jika penegakkan peraturan PPKM oleh pemerintah daerah," kata dia.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP