Satgas Covid-19 Luncurkan Buku Pedoman Perubahan Perilaku
Merdeka.com - Pandemi Covid-19 yang terjadi selama tujuh bulan di Indonesia membuat setiap aktivitas tidak lagi sama sebelum penularan virus Sars Cov-2 ini. Secara intensif dan masif, pemerintah dan pihak terkait melakukan kampanye penerapan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir.
Namun, diakui Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Sonny Harry B Harmadi, persepsi tentang perubahan perilaku sebagai upaya pencegahan Covid-19 masih belum selaras.
Dalam diskusi yang dilakukan di Graha BNPB, Sonny bahkan menyebutkan perbedaan persepsi di level antara pakar pun terjadi. Untuk itu, kata Sonny, agar langkah-langkah pencegahan bisa berjalan efektif, disimpulkan sejumlah persepsi dari berbagai pihak dan dimuat salam satu buku pedoman.
"Persepsi perubahan perilaku macam-macam, di tim pakar berbeda, di masyarakat beda. Jadi kita berkesimpulan untuk menyusun pedoman perubahan perilaku. Kita jelaskan apa perubahan perilaku yang diharapkan," kata Sonny, Jumat (16/10).
Sonny menuturkan, sejumlah pakar di berbagai bidang menuangkan persepsi tentang perubahan perilaku di masa pandemi Covid-19. Misalnya saja, pakar bahasa, pakar sosiologi, pakar kesehatan, termasuk dokter.
Lebih lanjut, Sonny bercerita, dalam proses penyusunan, banyak perbaikan yang terjadi dalam isi buku tersebut. Bahkan, ia menyebut Kepala BNPB, Doni Monardo, baru meneken persetujuan isi buku Kamis (15/10) malam.
"Kemarin malam baru selesai. Jadi kita harapkan kepatuhan total protokol kesehatan. 3 M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan) merupakan vaksin terbaik saat ini," tandasnya.
Selama diskusi tidak disebutkan jumlah halaman buku, dan pendistribusiannya. (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya