Satgas Covid-19: Kepatuhan Menjaga Jarak di Jakarta Masih Rendah
Merdeka.com - Satgas Penanganan Covid-19 mengungkapkan bahwa tingkat kepatuhan menjaga jarak di DKI Jakarta masih rendah. Dari data Satgas, ada 49 persen kelurahan di Ibu kota yang kepatuhan menjaga jaraknya rendah.
"Ternyata kalau jarak DKI Jakarta masih punya tantangan, ternyata paling tinggi di DKI Jakarta kepatuhan menjaga jaraknya ini 49 persen kelurahan yang ada di sana masih rendah," kata Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19 Dewi Nur Aisyah dalam jumpa pers virtual, Rabu (28/7).
Dewi menilai, ada alasan mengapa DKI Jakarta tingkat kepatuhan menjaga jaraknya rendah. Diantaranya kepadatan penduduk.
"Bisa jadi kepadatan penduduk juga mungkin berpengaruh terkait luasan wilayah, kepadatan penduduk ini mungkin juga berpengaruh ke sana," ucapnya.
Meski begitu, ketidakpatuhan protokol kesehatan di Ibu Kota secara konsisten menurun. Namun, khusus kepatuhan menjaga jaraknya memang masih rendah.
"Tapi DKI Jakarta secara konsisten dia turun cakupan tidak patuhnya, jadi sebenarnya berproses secara cakupan kelurahan semakin bertambah baik, tapi kalau untuk angkanya memang paling tinggi masih di DKI Jakarta untuk yang kepatuhan menjaga jaraknya cukup rendah," pungkasnya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya