Satgas Covid-19 ke Rizieq Syihab: Selaku Pelaku Perjalanan Non-Domestik Wajib Isolasi
Merdeka.com - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab melakukan isolasi selama 14 hari, setelah kembali ke tanah air dari Arab Saudi. Hal ini untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).
"Seluruh pelaku perjalanan non-domestik wajib melakukan isolasi setelah kepulangan," ujar Wiku saat dikonfirmasi Liputan6.com, Selasa (10/11).
Adapun berdasarkan Surat Edaran Nomor HK.02.01/Menkes/313/2020, mereka yang baru kembali dari luar negeri direkomendasikan untuk melakukan isolasi selama 14 hari. Menurut Wiku, Rizieq Syihab dapat melakukan isolasi secara mandiri di rumah apabila memiliki fasilitas yang mendukung.
"Jika yang bersangkutan memiliki fasilitas mendukung untuk melakukannya (isolasi di rumah) dipersilakan tentunya setelah mendapat peninjauan dari satgas daerah (khususnya kebijakan di DKI Jakarta)," jelasnya.
Kendati begitu, Satgas Covid-19 menyarankan agar Rizieq melakukan isolasi terpusat di fasilitas yang sudah disediakan pemerintah. Misalnya, hotel ataupun Rumah Sakit Darurat.
"Satgas sendiri lebih mendorong yang bersangkutan untuk melakukan isolasi terpusat agar monitoringnya dapat terpantau dengan baik," tutur Wiku.
Sebelumnya, Rizieq Syihab tiba di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, pukul 08.37 WIB, Selasa (10/11). Pimpinan FPI dan rombongan tiba di Tanah Air dengan menumpang pesawat Saudi Arabia Airlines SV816, rute Jeddah-Jakarta.
Saat tiba, Rizieq Syihab bersama rombongan, menjalani sejumlah prosedur protokol kesehatan dengan ketat. Seperti mengisi surat kesehatan, pemeriksaan bersih dari Covid-19.
Reporter: Lisza EgehamSumber : Liputan6.com
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya