Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Satgas Covid-19 Ingatkan Pendemo Membersihkan Diri Sebelum Pulang ke Rumah

Satgas Covid-19 Ingatkan Pendemo Membersihkan Diri Sebelum Pulang ke Rumah Bentrokan Massa Tolak Omnibus Law dengan Polisi di Harmoni. ©2020 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengingatkan para demonstran untuk menerapkan protokol kesehatan selama menyuarakan aspirasi terkait disahkan Undang-undang Cipta Kerja. Imbauan itu disampaikan Wiku karena demonstrasi berpotensi menimbulkan klaster penyebaran Covid-19.

Dia mengingatkan para demonstran langsung membersihkan diri terlebih dahulu saat kembali ke rumah. Wiku tak ingin para demonstran kembali ke rumah dengan membawa virus dan menularkan kepada keluarga.

"Jangan karena berkerumun kita membawa pulang penyakit dan ancaman kematian pada kerabat dan keluarga kita," kata Wiku dalam konferensi pers di Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (13/10).

Menurut dia, penerapan protokol kesehatan tidak akan menghilangkan esensi demonstrasi. Untuk itu, pendemo diminta tetap memakai masker, rajin mencuci tangan atau membawa handsanitizer, dan menjaga jarak aman selama berunjuk rasa.

"Pandemi ini mengharuskan kita berpikir secara kritis. Setiap apa yang kita lakukan harus dipikirkan manfaat dan mudaratnya, termasuk kerumunan massa yang besar," ujarnya.

Wiku mengatakan, bahwa setidaknya sudah ada 123 demonstran aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja 8 Oktober lalu, yang dinyatakan reaktif Covid-19. Mereka tersebar di berbagai daerah.

Dia memprediksi jumlah ini akan terus bertambah dalam tiga minggu ke depan. Sebab, saat ini Satgas masih menunggu hasil testing demonstran yang masih dalam tahap konfirmasi.

"Karena peluang adanya penularan Covid-19 dari demonstran yang positif Covid-19 ke demonstran lainnya," jelas Wiku.

Seperti diketahui, Persatuan Alumnni 212 bersama Front Pembela Islam (FPI) dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama hari ini menggelar aksi menolak UU Cipta Kerja. Aksi dipusatkan di Istana Merdeka Jakarta.

Reporter: Lizsa EgehamSumber: Liputan6.com (mdk/gil)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP