Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Satgas Covid-19: GeNose Tidak Dapat Mendeteksi Jenis Virus

Satgas Covid-19: GeNose Tidak Dapat Mendeteksi Jenis Virus Tes GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen. ©2021 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito mengatakan, GeNose tidak dapat mendeteksi jenis virus, termasuk variannya. GeNose merupakan alat yang dibuat para ahli dari Universitas Gajah Mada (UGM).

"GeNose sendiri pada prinsipnya tidak dapat mendeteksi jenis virus. Baik varian atau titik mutasinya yang menginfeksi seseorang," jelasnya dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube BNPB Indonesia, Selasa (25/5).

Dia menerangkan, GeNose digunakan untuk mendeteksi zat kimia organik yang diakibatkan oleh infeksi virus.

"Jadi bukan menemukan virusnya," sambungnya.

Di Indonesia, ada tiga jenis pemeriksaan yang disyaratkan bagi pelaku perjalanan, yakni PCR, rapid test antigen dan GeNose.

Data Kementerian Kesehatan, kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 1.786.187 orang. Jumlahnya bertambah 5.060 dari data Senin (24/5) yang menunjukkan masih 1.781.127 orang terjangkit virus SARS-CoV-2 itu.

5.060 Kasus positif Covid-19 ditemukan berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 84.424 spesimen dari 61.861 orang.

Dari total 1.786.187 kasus positif Covid-19, 54 di antaranya terinfeksi varian baru dari sejumlah negara. Seperti varian B16172 asal India, B117 dari Inggris dan B1351 asal Afrika Selatan.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP