Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Satgas: Adanya Varian Baru Seharusnya Menjadi Pengingat Disiplin Prokes

Satgas: Adanya Varian Baru Seharusnya Menjadi Pengingat Disiplin Prokes Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito saat konferensi pers di Gedung Graha BNPB. ©2021 Istimewa

Merdeka.com - Varian R1 teridentifikasi oleh Badan Kesehatan Dunia atau WHO pada bulan Januari 2021 di Jepang. Varian ini diketahui telah menyebar di beberapa wilayah di Amerika Serikat. Namun, menurut Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito bahwa varian R1 masih tergolong varian under monitoring oleh WHO, sehingga perlu ditindaklanjuti dengan monitoring lebih lanjut sebagai prinsip kehati-hatian.

"Kemunculan kembali varian baru seharusnya menjadi pengingat bagi kita bersama bahwa COVID-19 belum sepenuhnya hilang dari dunia ini. Untuk itu sikap yang paling bijak kita lakukan ialah konsisten menjalankan protokol kesehatan di seluruh aspek kehidupan tanpa harus takut secara berlebihan," Wiku menjawab pertanyaan media dalam agenda Keterangan Pers di Graha BNPB, Selasa (28/9/2021) yang juhlga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Di samping itu, terkait kebijakan mobilitas dalam negeri secara nasional saat ini mengacu kepada Surat Edaran Satgas No. 17 Tahun 2021 dan addendum-nya. Dalam aturan dimaksud bahwa anak-anak dibawah umur 12 tahun untuk sementara waktu tidak diperkenankan melakukan perjalanan dalam negeri atau batas wilayah administrasi provinsi kabupaten/kota.

Kemudian, menetapkan setiap pelaku perjalanan dalam negeri serta semua moda transportasi menggunakan aplikasi PeduliLindungi. "Jika terjadi perubahan pengaturan maka pemerintah akan melakukan pemberitahuan secara transparan dan aktual kepada publik," tandas Wiku.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP