Sarinah, riwayatmu kini
Merdeka.com - Di tengah rencana pembenahan Gedung Sarinah di Jalan Thamrin, Jakarta, menjadi Sarinah Square, nasib Gedung Sarinah di Kota Bandung justru tidak jelas.
Letak Sarinah di Kota Kembang itu terletak di pusat kota. Berada di antara bangunan-bangunan bersejarah lainnya di Jalan Braga. Gedung itu kini hanya bersisa di bagian depan, yang masih terlihat utuh meski kondisinya lusuh dimakan zaman.
Sementara hampir setengah bagian gedung itu tertutup rapat oleh seng berwarna abu-abu yang dipenuhi coretan cat semprot tangan-tangan jahil. Sementara tembok kokoh memanjang dan bertuliskan 'Sarinah' masih terpampang.
Bagian belakang gedung milik PT Sarinah (Persero) itu sudah dirobohkan. Belum jelas Gedung ini akan diapakan. Kabarnya di tempat itu akan dibangun hotel, sejalan dengan megaproyek Sarinah Square yang akan terlaksana di Jakarta.
Namun tentunya pembangunan hotel di gedung Sarinah Bandung bersyarat, yakni tidak menghilangkan identitas bangunan bersejarah. Untuk diketahui, Sarinah merupakan bangunan cagar budaya, sebagaimana UU No 11 Tahun 2010 dan Perda No 19 Tahun 2009 tentang Pengelolaan Kawasan dan Bangunan Cagar Budaya.
Ketua Bandung Heritage, Harastuti Hartono mengatakan sempat ada yang menawarkan gedung yang berdiri sejak tahun 1962 untuk menjadi hotel. Jika rencana itu benar akan dilaksanakan, kata dia, hendaknya tidak menghancurkan sepenuhnya, sehingga menghilangkan identitas gedung warisan Presiden Soekarno ini.
"Ya seperti itu, ada yang menginginkan untuk menjadikan hotel, tapi tentunya dengan syarat dengan tidak menghilangkan identitas Sarinah," katanya kepada merdeka.com, Selasa (29/5).
Meski kondisinya usang, tempat ini terkadang masih menjadi minat wisatawan yang hendak berfoto. Mereka ingin mengabadikan gedung yang dulunya merupakan pusat perbelanjaan modern pertama di Tanah Air.
Menurut informasi yang dihimpun, Sarinah yang letaknya tidak jauh dengan Gedung Merdeka, eksistensinya sudah tidak terlihat lagi sekitar akhir 1990-an.
Sarinah yang dulunya merupakan tempat impian masyarakat Bandung mendapatkan barang-barang yang berkualitas dengan harga yang relatif miring, kini tinggal sejarah. Dua dekade sudah gedung ini terlantar.
Harastuti berharap apapun pembenahan yang hendak dilakukan, gedung Sarinah hendaknya tetap dijadikan sebagai obyek wisata heritage di Kota Bandung. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya