Santri di Depok yang dikabarkan diculik ditemukan di rental PS
Merdeka.com - Santri Pondok Pesantren Nuruzzahrah, Khalid Muhammad Dzaki (12) akhirnya ditemukan di sebuah rental play station (PS) di kawasan Jalan Akses UI, Cimanggis Depok, Kamis (7/4). Sebelumnya, santri itu dikabarkan hilang sejak Senin (28/3) pagi pukul 08.00 WIB.
Khalid ditemukan oleh pihak pesantren. Kemudian Khalid dibawa ke Polresta Depok. Kepada petugas dia mengaku sengaja pergi dari ponpes karena merasa tidak betah.
"Dia mengaku tidak betah dengan kehidupan pesantren. Dia ingin sekolah di sekolah umum," kata Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Teguh Nugroho, Kamis (7/4).
Saat itu Khalid pergi seorang diri tanpa dijemput siapa pun. Dia keluar lingkungan ponpes dengan cara memanjat pagar belakang ponpes.
"Dia memanjat saat istirahat setelah pelajaran Bahasa Arab," ungkap Teguh.
Kini, Khalid sudah dikembalikan pada pihak keluarga. Orang tua Khalid juga sudah diberitahu perihal penemuan anaknya tersebut. "Selanjutnya dikembalikan pada orang tuanya," katanya.
Pihak ponpes sejak awal merasa bingung soal pemberitaan hilangnya Khalid. Karena kepergian Khalid memang atas keinginan sendiri.
"Kami ingin menegaskan jika Khalid tidak diculik tapi dia keluar pesantren tanpa ijin," kata pihak ponpes, Fahrudin.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya