Sang pendeta cabul keliling gereja di Surabaya mencari mangsa
Merdeka.com - Kasus pencabulan melibatkan pemuka agama kembali mencuat. Kali ini, seorang pendeta di Surabaya dibekuk polisi lantaran diduga mencabuli sejumlah anak.
Pendeta itu adalah IAG. Menurut Kasubdit Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Kombes Pol Umar Fana, saat polisi menggerebek rumah tersangka, mereka menemukan lima remaja wanita diduga korban pencabulan. Mereka di antaranya F (21), AP (8), M (17), R (20) dan MN (21). Selain itu, polisi mendapati dua remaja laki-laki berinisial F (13) dan YN (13), diduga kuat turut disekap oleh IAG.
"Korban sebanyak 7 diamankan. Yang korban inisial F (21) diduga disetubuhi oleh pelaku dari usia 15 tahun," kata Umar.
Umar melanjutkan, para korban dibawa pelaku dari Nias, secara bertahap sejak 2009 sampai 2015. Korban diiming-imingi akan disekolahkan dan dipekerjakan di Surabaya. Ternyata pelaku minta imbalan supaya mau melayani nafsunya.
"Jika tidak mau maka akan dikeluarkan dari sekolah atau kuliah atau dibunuh," ujar Umar.
Menurut Polda Jatim, IG diduga mengalami penyimpangan seksual. Dari hasil pemeriksaan Ditreskrimum Polda Jawa Timur, diketahui si pendeta kerap berkeliling dari gereja ke gereja buat mencari mangsa. Modusnya menjaring target dengan iming-iming janji menyekolahkan, dan memberi pekerjaan pada korban.
"Dari hasil pemeriksaan kejiwaan oleh dokter psikologi Rumah Sakit Bhayangkara, sementara ini diketahui kalau tersangka mengalami kelainan seksual. Tersangka ini menyukai anak-anak, pedofil. Dia ini diketahui sebagai seorang pendeta. Dia keliling di banyak gereja," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol R Prabowo Argo Yuwono. (mdk/ary)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya