Sandiaga Soal Target Vaksinasi Covid-19 Pelaku Parekraf: Masih Panjang Perjalanan
Merdeka.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno mengakui, pekerjaan rumah yang harus diselesaikan adalah vaksinasi Covid-19 untuk 34 juta pelaku industri pariwisata dan ekraf. Di sisi lain, ia melakukan percepatan realisasi bantuan dengan anggaran Rp300 miliar.
Hal ini ia sampaikan usai meninjau vaksinasi massal di hasil kerjasama Kemenparekraf, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar, TNI, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dan Doktora Cilinic di Pusdikkav, Padalarang, Minggu (22/8).
“Kami melihat dari 34 juta pelaku parekraf yang jadi target (vaksinasi), kita bisa mencapai angka 400-500 ribu yang tervaksinasi sampai akhir September. Masih panjang perjalanan seiring dengan serbuan vaksin di destinasi wisata dan sentra ekraf,” kata dia.
Upaya percepatan vaksinasi Covid-19 akan terus dilakukan di beberapa wilayah di Indonesia. Program ini beriringan dengan upayanya menyalurkan bantuan dengan anggaran total Rp 300 miliar untuk pemulihan industri pariwisata dan ekonomi kreatif.
Menurut dia, fenomena pengibaran bendera putih yang terjadi di berbagai wilayah Jawa-Bali saat pemberlakuan PPKM bukan sebagai penolakan kebijakan. Namun, itu adalah sinyal meminta bantuan.
“Di beberapa daerah di Jabar, Jateng dan Jatim (sempat ada pelaku industri pariwisata) yang mengibarkan bendera putih. Kita langsung bergerak, hampiri karena ada kekhawatiran, apakah ini sinyal apakah PPKM ini tidak diterima oleh para pelaku pariwisata dan ekraf, tapi ternyata setelah kita ajak bicara bendera putih itu adalah permintaan bantuan,” terangnya.
“Beberapa program sudah diluncurkan seperti bantuan, termasuk sosialisasi paket membantu hotel menyediakan tempat istirahat para nakes yang disekitar Rumah Sakit. Jumlah (anggarannya) Rp 300 miliar. kita pastikan tersedia untuk bulan bulan ke depan,” pungkas Sandiaga.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya