Sandiaga Sebut Masih Tersedia 6.492 Kamar Penginapan Jelang MotoGP Mandalika
Merdeka.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengungkap, masih tersisa 6.492 kamar penginapan di destinasi Mandalika menjelang penyelenggaraan MotoGP Mandalika yang akan dilaksanakan Minggu (20/3). Sementara kamar yang sudah diisi sebanyak 11.244 kamar.
"Penyiapan destinasi mandalika ini juga kami pastikan per 14 Maret masih tersedia 6.492 kamar dari total kamar yang tersedia dan sudah terisi sebanyak 11.244 kamar," ujar Sandiaga saat rapat kerja dengan Komisi X DPR RI, Rabu (16/3).
Sebagian besar kamar yang masih tersedia berada di Gili Tramena, NTB. Maka itu, Kemenparekraf akan menginap di sana dan ikut merasakan glamling menjelang MotoGP.
"Namun kamar-kamar yang masih tersedia ini mayoritas di Gili Tramena, jadi oleh karena itu kami berencana akan menginap di Gili dan ikut mencoba merasakan sensasi glamping di hari-hari menjelang MotoGP," ujar Sandiaga.
Juga telah terjual paket akomodasi dan atraksi sebanyak 1.544 tiket. Paket itu termasuk dengan penginapan, serta paket Bali-Lombok.
"Berikutnya, untuk paket akomodasi dan atraksi tentunya paket-paket yang telah disediakan, baik hotel, homestay, perumahan klaster, live on board phinisi, termasuk juga hotel di Bali yang banyak dipesan karena ada shuttle yang nanti melayani Bali-Lombok. Total penjualan sudah 1.544 tiket," ujar Sandiaga.
Pelaku perjalanan luar negeri untuk event MotoGP Mandalika ini mencapai 2500 orang. Mulai dari pebalap, kru, official, hingga media asing.
"Total pelaku perjalanan luar negeri yg hadir sebanyak 2.500 orang, mulai dari pebalap, kru, official, VVIP, sampai media asing atau jurnalis asing yang akan datang ke Mandalika," jelas Sandiaga.
Untuk main event, ditargetkan 60 ribu penonton. Dengan rangkaian sejak 18 Maret hingga balapan utama yang digelar pada 20 Maret.
"Selanjutnya, untuk atraksi atau main event, atraksi utama main event adalah tentunya MotoGPnya sendiri dan ini seri kedua, juga kita melihat bahwa 60 ribu penonton yang menjadi target melalui klasifikasi lima tipe tiket. Dimulai rangkaian 18 Maret free practice, lanjut kualifikasi 19 Maret dan race day 20 Maret," jelas Sandiaga.
Sandiaga juga menyampaikan, tiket untuk perjalanan udara telah banyak habis. Namun, akses menuju Pulau Lombok masih tersedia melalui perlintasan laut
"Kami juga menyiapkan aksesibilitas dari udara, laut, dan darat. Dan dapat kami sampaikan di sini bahwa banyak tiket melalui udara yang sudah terpesan habis, dari angkutan laut masih sebagian tersedia dari empat jalur pelintasan laut, kapal ke Pulau Lombok dari Pulau Jawa, Bali, Sumbawa dan Kalimantan. Dan dari darat ada 188 armada shuttle bus dan 278 armada bus," jelas Sandiaga.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya