Sandiaga: Pecundang Selalu Mencari Alasan, Pemenang Mencari Jalan
Merdeka.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno akan mencari solusi untuk membantu para pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di tengah pandemi Covid-19. Hal tersebut dia ungkapkan saat ditanya oleh salah satu peserta dalam diskusi di Denpasar, Bali, Senin (28/12).
"Pecundang selalu mencari alasan, pemenang selalu mencari jalan. Ekonomi kreatif Denpasar adalah pemenang yang menciptakan peluang," kata Sandiaga disambut tepuk tangan peserta.
Ia menerangkan, untuk langkah jangka pendek saat ini adalah menyelamatkan rakyat. Namun tentu ada tugas dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk lima destinasi super prioritas yakni, Danau Toba, Candi Borobudur, Bajo, Mandalika dan Likupang.
"Jangka pendek kita menyelamatkan rakyat, bahwa tentunya ada tugas lima destinasi super prioritas. Tapi, Bapak Presiden bilang ini ekonomi Bali minus 12 persen. Saya, diberi tahu jutaan lapangan kerja di sini yang terancam sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," ujarnya.
Namun, Sandi menyampaikan dengan situasi seperti ini harus tetap semangat dan menjadikan tantangan untuk melakukan hal yang baik kedepannya.
"Bapak Presiden memberikan seratus hari. Tidak ada visi lain selain visi Presiden. Semua program Kemenkraf ini adalah untuk mendukung visinya Bapak Presiden, dan kita pastikan di sektor ekonomi kreatif membantu para ekonomi kreatif yang ada," ungkapnya.
Menurut Sandi, untuk membangkitkan ekonomi kreatif sudah ada kekuatan regulasi dan fasilitas yang harus digunakan.
"Kita adalah pelayan rakyat dan harus kita layani adalah sektor kreatif. Kami mohon, dibantu dan bergandengan tangan, langkah pendek kita adalah seperti itu, bagaimana minus 12 persen itu kita bisa coba (cari solusi). Karena, ada 18 juta lapangan kerja di sektor ekonomi kreatif agar mereka bisa turut menjadi lokomotif untuk kita keluar dari pandemi ini. Kembali, mensejahterakan rakyat Indonesia, bawa Indonesia maju itu yang menjadi langkah pendek kita," katanya.
"Tapi, kunjungan pertama saya harus ke Bali. Karena apa, karena inilah pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia. Jadi, karena Bali menjadi satu tulang punggung, Bali kunjungan pertama. Tapi, dari segi fokus adalah bagaimana inovasi, adaptasi dan kolaborasi bisa kita lakukan," jelasnya.
Sandi juga mengutarakan, bahwa pihaknya akan road show dulu ke lima destinasi super prioritas untuk memastikan ekonomi kreatif. "Pada saat yang sama secara simultan kita siapkan standar protokol kesehatan yang tepat dan disiplin dan ada CHES," ujarnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya