Sampaikan keterangan irasional, Resi periksa kejiwaan
Merdeka.com - Selama pemeriksaan, polisi menilai keterangan Resi Rokhis Suhana, pencuri kepala mayat perempuan, tak masuk di akal sehat manusia. Alhasil, pria 27 tahun itu dirujuk ke Instalasi Kesehatan Jiwa, RSUD Banyumas.
"Ya pasien ini diantar malam tadi oleh polisi untuk diperiksa kejiwaannya. Karena selama diinterogasi jawabannya tidak konsisten," ucap dokter spesialis kesehatan jiwa RSUD Banyumas, dr Hilma Paramitha, Senin (16/12).
Saat ini Resi sedang diobservasi oleh tim medis untuk kepentingan pemeriksaan lebih jauh. Observasi ini akan memakan waktu lebih kurang 14 hari dan dilakukan tim khusus yang terdiri dari dua psikiatri dan psikolog, serta beberapa perawat.
"Nanti setelah 14 hari baru terlihat hasil kejiwaan pasien tersebut seperti apa," ucapnya.
Hilma menambahkan, dari hasil sementara Resi mengalami gejala halusinasi yang mendengar atau melihat sesuatu dan menjelaskan sendiri. Menurutnya, Resi bisa menceritakan saat dirinya bertemu dengan sosok gurunya melalui bisikan gaib. Bisa dikatakan, saat ini Resi dapat dikatakan mengalami 'irasional believe'.
"Tapi dia tidak bisa menjelaskan datangnya dan dia tidak bisa menjelaskan sosoknya seperti apa, itu namanya audiotorik mendengar," jelasnya.
Saat ini Resi dirawat di ruang Sadewa Instalasi Kesehatan Jiwa RSUD Banyumas.
Terpisah, Kepala Satreskrim Polres Cilacap, Ajun Komisaris Polisi, Agus Puryadi, menambahkan, saat ini pihaknya menyerahkan Resi ke RSUD Banyumas agar diperiksa kejiwaannya.
"Tadi malam kita memang mengirimnya untuk diperiksa kejiwaannya, soalnya selama ditanya dalam interogasi jawabannya di luar logika dan tidak konsisten," kata Agus.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya