Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sambut Ramadan 2018, 2.000 masjid seluruh Jawa dibersihkan

Sambut Ramadan 2018, 2.000 masjid seluruh Jawa dibersihkan Komjen Syafruddin launching bersih-bersih 2000 masjid se-pulau Jawa. ©2018 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - Menyambut bulan suci Ramadan 1439 H, Dewan Masjid Indonesia (DMI) melaunching bersih-bersih 2.000 masjid di seluruh Jawa. DMI menggandeng PT Unilever Indonesia Tbk. serta para LSM lokal yang tersebar dan siap membantu pelaksanaan hal ini.

Wakil Ketua Umum DMI, Komjen Pol. Syafruddin berharap, para pengurus masjid di seluruh Indonesia melakukan hal yang sama.

"Dalam rangka menghadapi bulan suci Ramadan, DMI akan melaksanakan bersih-bersih masjid, dengan harapan masjid Indonesia yang jumlahnya hampir 800.000 itu semua bergerak. Oleh karenanya, pada hari ini kita launching secara simbolik jumlahnya 2 ribu masjid," ucap Syafruddin di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (8/5).

Syafrudin yang juga menjabat Wakapolri mengingatkan, program bersih masjid bukan hanya untuk pelaksanaan ibadah bulan suci Ramadan tapi juga untuk kebersihan hati para umat muslim.

"Untuk masjidnya bersih, untuk tempat beribadah bagi umat Islam, dalam rangka ibadah Ramadan. Tapi lebih penting lagi hatinya bersih," tegasnya.

Sementara itu, Head of Sustainable Business and Unilever Indonesia Foundation, Sinta Kaniawati, mengapresiasi profram ini karena bisa mengajak masyarakat Indonesia menjaga kebersihan masjid. Tidak hanya demi menyempurnakan ibadah, namun juga menjadikan ini sebagai kebiasaan setiap saat.

"Untuk itu, tahun ini kami menjadikan bulan suci sebagai titik awal untuk memulai Gerakan Bersih-Bersih Masjid yang dilaksanakan sampai akhir tahun. Gerakan ini juga merupakan salah satu wujud nyata dari komitmen kami untuk membantu masyarakat lndonesia menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari," jelas Sinta.

Nantinya, selain melibatkan LSM lokal, pihaknya juga akan mengikutsertakan para marbut dan komunitas masyarakat setempat dalam pelaksanaan bersih-bersih masjid. Mereka perlu diberi pelatihan, paket peralatan kebersihan serta panduan cara membersihkan masjid secara efektif kepada 2.000 marbut masjid.

"Marbut merupakan tokoh kunci untuk mengajak masyarakat setempat dalam membangun kebiasaan untuk menjaga kebersihan. Setelah pelatihan marbut, kami ingin gerakan ini dapat menjangkau sekitar 50.000 anggota masyarakat di sekitar masjid untuk bersama-sama melakukan kegiatan bersih-bersih sepanjang tahun. Kami pun membekali komunitas dengan buku panduan untuk menjaga kebersihan masjid dan rumah agar kebiasaan baik ini bergulir ke rumah tinggal mereka," ucapnya.

Reporter: Putu Merta Surya PutraSumber: Liputan6.com

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP