Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sambut Natal, hotel di Solo bikin pohon Natal dari padi & kue Sempe

Sambut Natal, hotel di Solo bikin pohon Natal dari padi & kue Sempe Pohon natal dari tumpukan padi di hotel Solo. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Menyambut Natal 2016, sejumlah hotel di Solo mulai berkreasi untuk menarik tamu. Mereka menghiasi lobi hotel dengan pernak-pernik bernuansa Natal. Antarain lampu warna-warni, patung Santa Klaus serta berbagai macam pohon Natal. Uniknya, pohon Natal dibuat dari bahan-bahan tradisional.

Sejak pekan lalu lobi The Sunan Hotel Solo dihiasi Pohon Natal setinggi 2 meter yang terbuat dari untaian padi dan palawija. Public Relation Coordinator The Sunan Hotel Solo, Kartika Ratna mengatakan, pohon natal dari bahan baku padi punya filosofi kuat. Padi sebagai sumber kemakmuran, dalam menjalani hidup manusia bisa belajar dari filosofi ilmu padi.

"Dalam kehidupan sehari-hari kita bisa belajar dari filosofi padi, semakin tua dan berisi ia akan semakin menunduk. Semakin besar kedudukan seseorang atau perusahaan, maka akan semakin menunduk dan berusaha untuk selalu belajar dan belajar," ujar Kartika saat dijumpai merdeka.com, Selasa (20/12).

Lebih lanjut Kartika menjelaskan, pohon Natal unik tersebut mempunyai ukuran diameter 1 meter dan tinggi 2 meter. Untuk membuat pohon natal ini dibutuhkan 60 kilogram pagi dan dikerjakan dalam waktu 3 hari. Untuk menyempurnakan pohon tersebut, sejumlah ornamen dan pernak pernik natal seperti boneka kecil Santa Klaus juga disematkan.

pohon natal dari tumpukan padi di hotel solo

Pohon Natal unik juga bisa dijumpai di lobi utama Hotel Novotel Solo. Pohon Natal di hotel di Jalan Slamet Riyadi ini berbahan pokok kue tradisional Sempe. Kue yang saat ini tergolong langka dan hampir tidak dikenal di kalangan generasi saat ini.

Public Relations Hotel Novotel Solo Tiwik Widowati mengatakan pemilihan bahan kue tradisional Sempe dimaksudkan untuk melestarikan dan mengenalkan makanan tradisional kepada para pengunjung hotel.

"Pohon ini kami pasang sejak awal Desember sebagai satu ikon hiasan untuk menyambut perayaan Natal. Pohon Natal ini dibuat dari 12 kilogram sempe atau sekitar 6.000 keping sempe. Akan menghiasi lobi Novotel Solo hingga 3 Januari 2017," urainya.

Tiwik menjelaskan, proses pengerjaan pohon natal ini membutuhkan ketelitian karena sifat bahan yang mudah retak dan dikerjakan oleh tim dari chef Novotel Solo selama 3 hari.

Lebih lanjut dia menerangkan, Sempe atau yang lebih dikenal dengan kue dolar adalah jajanan tempo dulu yang berbentuk bulat keping seperti kerupuk/wafer. Sempe dibuat dari tepung tapioka, rasanya renyah. Saat ini sempe atau dollar sudah jarang ditemui, dan mulai kalah bersaing dengan makanan kecil buatan pabrik.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP