Sambut May Day, ribuan buruh geruduk Stadion GBK
Merdeka.com - Ribuan buruh dari penjuru ibu kota dan sekitarnya memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Sembari mendengarkan orasi, sejumlah buruh juga meneriakkan yel-yel hingga menggema di dalam Stadion.
"Hidup buruh, buruh bersatu tak bisa dikalahkan," teriak Ketua Panitia Marmin Hartono, di atas panggung, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (1/5).
Ribuan buruh memadati lapangan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat. Buruh yang datang dari berbagai pelosok daerah ini mengenakan pakaian sesuai perusahaannya masing-masing.
Sebelum memulai acara, peringatan May Day dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama. Setelah itu, masing-masing menyanyikan lagu penyemangat perjuangan mereka sembari mengibarkan bendera organisasinya masing-masing.
"Hidup buruh, hidup buruh," sorak para buruh.
Sementara itu, Sekjen Internasional Trade Union Confederation (ITUC) Asia Pacific, Brother Noriyuki Suzuki menyempatkan diri memberikan orasinya. Pria asal Jepang itu mengajak massa menuntut pemerintah agar menetapkan upah di atas minimum.
"Kita tak akan toleransi lagi kepada perusahaan-perusahaan yang membayar murah. Kita menuntut pemerintah untuk membayar upah di atas minimum. Diberikan jaminan martabat kepada seluruh laki-laki dan perempuan," kata teriak Suzuki yang didampingi seorang penerjemah.
Menurut rencana, kegiatan yang dipusatkan di Stadion Utama GBK ini akan dihadiri Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Waketum Partai Gerindra Fadli Zon, Presiden PKS Anis Matta, politikus PKS Hidayat Nurwahid, dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.
Pantauan merdeka.com, Hidayat Nurwahid datang lebih dulu sekitar pukul 15.35 WIB. Hidayat tampak mengenakan baju putih lengan panjang dan sempat melambaikan tangannya kepada para buruh. (mdk/tyo)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya