Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Samarinda diterpa angin kencang, pohon ambruk timpa pengendara motor

Samarinda diterpa angin kencang, pohon ambruk timpa pengendara motor Pohon tumbang di Samarinda. ©2018 Merdeka.com/nur aditya

Merdeka.com - Kota Samarinda, Kalimantan Timur, diguyur hujan lebat disertai angin kencang, sore ini. Tower telekomunikasi di kompleks Balai Kota Pemkot ambruk. Selain itu, pohon juga ambruk dan menimpa pemotor yang melintas. Imbasnya, banjir menggenang di sejumlah ruas jalan.

Setelah 1 jam sebelumnya cuaca cukup terik, hujan disertai angin kencang, mulai berlangsung sekira pukul 15.20 Wita di kawasan Samarinda Kota. Tower telekomunikasi di kompleks Balai Kota, ambruk. Beruntung, tidak menimpa motor pegawai yang parkir di bawahnya, melainkan ambruk ke arah pepohonan sekitar.

"Angin kencang sekali mas. Kalau ambruk ke motor-motor parkir ini, bisa remuk motor," kata salah seorang pegawai Pemkot, Widya, ditemui merdeka.com di lokasi, Kamis (1/2).

Merdeka.com kembali bergeser ke lokasi pohon tumbang, di kawasan tepian Mahakam Jalan Gadjah Mada, sekitar kantor Satpol PP Provinsi Kalimantan Timur. Pohon berdiameter besar itu tumbang usai dihajar angin kencang.

Seorang pemotor, Sarifan Maryanto (37), yang diketahui warga Jalan Pangeran Antasari, terjatuh usai ditimpa pohon ambruk itu, di sela hujan deras dan angin kencang. Warga berjibaku menyelamatkan dan mengevakuasinya ke RS Dirgahayu yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Di ruang instalasi gawat darurat (IGD) tidak banyak yang bisa dia lontarkan. Dia sedang berada dalam perawatan intensif petugas medis. "Dada saya sakit," sebut Sarifan, sambil menunjuk ke dadanya.

Hujan dan angin kencang baru mereda sekira pukul 16.30 Wita. Masih dari pantauan merdeka.com hingga pukul 17.00 Wita sore ini, sejumlah kawasan banjir disertai arus deras seperti simpang tiga Jalan Pasundan-Jalan Gunung Merbabu, Jalan Gadjah Mada depan kantor Gubernur Kaltim, serta Jalan Awang Long.

Sementara, Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Temindung Samarinda Sutrisno menjelaskan, curah hujan tercatat 36 milimeter selama kurang lebih 1 jam.

"Itu berkategori sangat lebat dengan kecepatan angin maksimal 24 knot," kata Sutrisno.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP