Saling kejar di jalan anak punk dan Kamtis diamankan polisi
Merdeka.com - Aksi kejar-kejaran antara seorang anak punk dengan sejumlah anggota Kamtis atau pengangum grup Band Endank Soekamti terjadi di kawasan Manahan, Solo. Empat orang Kamtis terlihat lari ketakutan, setelah dikejar seorang anggota punk di sekitar Asrama Polisi Manahan Solo. Keempat anak muda tersebut akhirnya diamankan di Mapolres Solo, untuk dimintai keterangan.
Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Surakarta, AKP Joko Satrio mengatakan, peristiwa penangkapan tersebut berawal saat anak punk bernama Wahyu Utomo (20) warga Solo bertemu dengan keempat anak kamtis asal Blora di kawasan lampu merah Sumber Banjarsari.
Mereka berinisial NZ (15), Yuli Suhartono (19), MF (16) dan Muhammad Nur (18).
"Anak-anak kamtis ini mau nonton konser Endank Soekamti di Gor Manahan Solo, Rabu besok. Tapi mereka mau ke Klaten dulu ketemu teman-temannya," ujar Joko, Selasa (17/5).
Namun, lanjut Joko, mereka dicegat anak punk itu di kawasan lampu merah Sumber, Banjarsari. Sebenarnya mereka akan diajak bergabung, namun mereka justru ketakutan dan berlari ke arah selatan menuju asrama polisi di Manahan.
"Jadi sebenarnya ada kesalahpahaman antara anak punk dengan Kamtis. Anak punk ini mau mengajak mereka bergabung, tapi caranya kurang baik, mereka jadi takut dan lari," jelasnya.
Joko menambahkan, kelima anak muda tersebut telah didata di unit SPKT Polresta Solo dan selanjutnya dilepaskan kembali.
"Sebenarnya saya nggak ada niat jahat. Saya hanya ingin mengajak mereka bergabung, tapi malah lari ketakutan," ucap Wahyu Utomo. (mdk/rhm)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya