Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Salah satu pengeroyok jaksa di Aru ditangkap polisi

Salah satu pengeroyok jaksa di Aru ditangkap polisi Jaksa Agung Basrief Arief. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Jaksa Agung, Basrief Arief mengaku prihatin atas pengeroyokan terhadap dua anak buahnya saat akan memantau Bupati Kepulauan Aru, Tedy Tengko. Mereka dikeroyok oleh sejumlah orang tak dikenal.

"Terus terang kita prihatin keadaan seperti itu. Jaksa itu adalah dalam rangka untuk penegakan hukum. Tapi diperlakukan seperti itu," kata Basrief di Istana Negara, Jakarta, Selasa (21/5).

Terkait pengeroyokan yang dilakukan terhadap kedua anak buahnya, Jaksa Agung berjanji akan memperkarakannya melalui jalur hukum. "Karena kita penegak hukum, kita melalui jalur hukum saja," ucapnya singkat.

Kasus pengeroyokan tersebut pun sudah dilaporkan pihak kejaksaan melalui kepolisian setempat. Berdasarkan informasi yang diterimanya, polisi sudah menahan seorang pelaku yang diduga terlibat dalam pengeroyokan anak buahnya.

"Sudah (dilaporkan), dan saya dapat laporan bahwa satu orang ditangkap dan ditahan. Masih ada lagi yang terkait dengan itu untuk dikejar," tandasnya.

Basrief melanjutkan, rencana eksekusi terhadap terpidana kasus korupsi APBD Kabupaten Kepulauan Aru itu tinggal menunggu waktu. Dia pun berharap agar kasus pengeroyokan terhadap dua anak buahnya tidak lagi terjadi.

"Eksekusi harus jalan, tinggal masalah waktu dulu," katanya singkat.

Sebelumnya, dua jaksa eksekutor yakni Kasie Intel Kejari Dobo Muhammad Kasat dan rekannya Hiras Silaban dikeroyok orang tidak dikenal saat sedang melakukan tugas. Keduanya dianiaya saat pemantauan terpidana kasus korupsi APBD Kabupaten Kepulauan Aru, Tedy Tengko. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP