Merdeka.com tersedia di Google Play


Saksi sewa perusahaan di Kebon Sirih buat ikut lelang simulator

Reporter : Aryo Putranto Saptohutomo | Selasa, 21 Mei 2013 19:05


Saksi sewa perusahaan di Kebon Sirih buat ikut lelang simulator
Sidang perdana Djoko Susilo. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Saksi Warsono Sugantoro alias Jumadi mengakui diminta menyewa perusahaan untuk mengikuti proses lelang pengadaan alat simulator di Korlantas Polri pada 2011. Menurut Jumadi, dia menyewa perusahaan di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

"Saya diminta tolong Pak Mordechay untuk dicarikan perusahaan. Saya carikan. Dapat empat perusahaan. Saya awalnya tidak tahu kalau dipakai buat proyek simulator," kata Jumadi saat bersaksi di sidang terdakwa Djoko Susilo, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa (21/5).

Menurut penjelasan Jumadi, Mordechay adalah staf Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia, Sukotjo Sastronegoro Bambang. Dia mengaku mencari beberapa perusahaan itu di sebuah kantor di wilayah Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Saat itu, Jumadi berhasil mengumpulkan empat perusahaan. Yakni PT Pharma Kasih Sentosa, PT Bentina Agung, PT Digo Mitra Slogan, PT Kolam Intan Prima. Tetapi, pemilik PT Pharma Kasih Sentosa, Parlin Saragih Setio, mengatakan dia tidak pernah meminjamkan perusahaannya buat mengikuti proyek simulator.

"Saya enggak tahu siapa yang bawa ke sana. Dokumen perusahaan saya diambil anak buah Pak Jumadi, namanya Roni. Saya tidak tahu sama sekali perusahaan saya dipakai lelang simulator," kata Parlin.

Jumadi mengaku diberi uang Rp 20 juta untuk membayar empat perusahaan sewaan itu. Tetapi, dia mengaku lepas tangan setelah empat perusahaan itu ikut proses lelang hingga tahap penawaran harga.

"Setelah itu saya enggak tahu lagi. Saya cuma mengawal sampai penawaran harga. Mengenai siapa pemenangnya saya enggak tahu," lanjut Jumadi.

Dalam beberapa persidangan perkara korupsi pengadaan barang dan jasa pemerintah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, memang terungkap banyak perusahaan yang bisa disewa buat dipinjam benderanya. Kebanyakan, perusahaan itu berkumpul dalam satu lokasi di kawasan Kebon Sirih. Bahkan, menurut beberapa saksi, wilayah Kebon Sirih memang salah satu pusat perusahaan yang bisa dipinjam buat proyek.

[has]

KUMPULAN BERITA
# Kasus Simulator SIM

Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Kasus Simulator SIM, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Kasus Simulator SIM.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup






Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Puluhan anak buah Haji Lulung 'kepung' markas PPP
  • Dahlan dan Mandiri disarankan caplok bank swasta saja
  • Pengamat: Konsultan PDIP jual capres seperti jual pasta gigi
  • Blusukan Jokowi, ampuhkah untuk senjata pilpres?
  • Ini kata Sidarto soal isu pertemuan Jokowi, Mega & Ical di Bali
  • Amerika tolak pelat nomor kendaraan ateis
  • Bila dicaplok Mandiri, pekerja BTN khawatir PHK massal
  • Barca tegaskan ingin naikkan gaji Messi
  • Tabrakan maut Fuso vs Carry, 3 orang tewas 3 kritis
  • Kisruh PPP, SDA dinilai seperti buldoser politik main pecat
  • SHOW MORE