Saksi Sebut Kebakaran Relokasi Pasar Johar Berawal dari Kios Kosong
Merdeka.com - Kawasan Relokasi Pasar Johar yang berada di kios blok F di Jalan Arteri Soekarno Hatta, Semarang terbakar, Rabu (2/2) malam. Api yang membakar puluhan kios diduga berawal dari salah satu kios kosong.
Seorang saksi mata, Muji mengatakan, dari kios itu tiba-tiba muncul api kecil. "Tidak ada 30 menit, api langsung membesar," kata Muji, tukang parkir.
Tempat yang terbakar berada di Blok F. Api langsung menjalar ke bangunan lain.
"Api langsung menjalar ke Blok E. Ada banyak lapak yang terbakar," jelasnya.
Pedagang sempat memadamkan api dengan alat seadanya. Namun api terlanjur membesar.
"Yang terbakar ini lapak pakaian, sayuran, buah," ujarnya.
Kerumunan Warga Sulitkan Pemadaman Api
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang Agus Harmunanto mengatakan, kobaran api yang begitu cepat membakar kios membuat pihaknya sempat kewalahan.
"Banyak pedagang dan warga yang menonton kebakaran dan tidak mau minggir," jelas Agus Harmunanto.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo langsung menuju lokasi memantau penanganan kebakaran yang saat itu api masih membumbung tinggi. Banyaknya masyarakat yang ingin menonton peristiwa kebakaran itu membuat jalanan macet. Bahkan akses jalan menuju pasar juga macet parah.
"Minggir Mas, ini buat jalan pemadam kebakaran. Pak polisi, ayo ini jalan dikosongkan biar pemadam bisa lewat. Sekarang pak, ayo semua minggir," kata Ganjar.
Ganjar terlihat sibuk meminta masyarakat yang tidak berkepentingan untuk meninggalkan lokasi kebakaran. Ia juga sibuk berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran untuk mempercepat pemadaman.
"Petugas masih proses memadamkan," jelasnya.
Data Korban
Dia meminta pengurus pasar dan lurah pasar untuk segera mencatat korban kebakaran."Saya minta dicatat siapa korbannya yang ada di los yang terbakar ini. Tadi Pak Wali Kota sudah bicara dengan saya dan saya minta mempersiapkan kontijensi plan terhadap mereka para pedagang yang menjadi korban. Biar nanti segera dihitung," tegasnya.
Disinggung terkait Pasar Johar baru yang sudah siap ditempati, para pedagang yang sudah punya kios untuk segera pindah. Namun mereka yang belum bisa pindah yang harus prioritas penanganan.
"Kan kasihan mereka yang belum bisa pindah, itu yang mesti kita pikirkan terhadap kondisi dagangannya yang terbakar. Pak Wali sudah bicara, besok kita bicara untuk menentukan skema. Yang penting sekarang padam dulu, ke depannya pasti dibantu," pungkasnya.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya