Saksi Jessica sempat duga Mirna stroke, tapi lihat ada busa di mulut
Merdeka.com - Saeful Hayat, salah satu tamu di Olivier Cafe pada 6 Januari lalu menjadi saksi di persidangan Jessica Kumala Wongso, hari ini. Dalam kesaksiannya, Saeful mengaku sempat melihat ada yang tak beres dengan tamu di meja 54 yang diduduki Mirna, Jessica dan Hani.
Dia mengira Mirna terkena stroke karena kepalanya tiba-tiba lunglai, langsung bersandar ke kursi. Dugaannya soal Mirna kena stroke juga diceritakan ke kedua rekannya yang bersama saat itu.
"Wah stroke itu, karena kepala dia menyender," kata Saeful di persidangan perkara dugaan pembunuhan terhadap Wayan Mirna Salihin di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (7/9).
Jika pun tak stroke, dugaan dia saat itu Mirna sedang mabuk. "Ah, mabuk paling," ujarnya.
Kejadian itu membuat agenda meeting-nya saat itu terganggu. Sebab, banyak tamu di sana yang penasaran dengan apa yang terjadi.
"Pas kejadian saya jadi enggak fokus sama meeting jadi lihat meja itu,"katanya.
Dia pun sempat memberi tahu petugas kafe untuk segera membawa Mirna ke rumah sakit tanpa menunggu suaminya datang. Tak hanya itu dia juga melihat ada busa di mulut Mirna sebelum dievakuasi degan menggunakan kursi roda.
"Saya lihat dia (Mirna) ada busa tapi sedikit karena dihapus pakai tisu," katanya.
Mirna pun langsung dibawa ke luar kafe dengan menggunakan kursi roda. Dia mengaku kursi roda yang membawa Mirna melewati kursi tempatnya duduk.
"Lihat, dia (Mirna) kan pakai kursi roda, kita kan sebelahan," ujarnya.
Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menanyakan bau almod yang mungkin tercium dari bau kopi di meja Jessica. Namun pengakuan saksi dia tidak mencium bau yang dimaksud oleh jaksa.
"Tidak," katanya.
Dia juga menambahkan tidak melihat dan memperhatikan dengan pasti awal kedatangan Mirna saat itu.
"Saya enggak perhatikan mereka datengnya gimana," tutupnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya