Sakit tak kunjung sembuh, Jeris bunuh diri iris nadi dan tusuk perut
Merdeka.com - Jeris (22), pemuda warga Kampung Legok Waru, Desa Legok Sari, Kecamatan Darangdan, Purwakarta, Jawa Barat, meregang nyawa setelah nekat melakukan aksi bunuh diri.
Pelaku menghabisi nyawanya sendiri, dengan cara menyayat urat nadi di tangan bagian kiri, dan menusuk perutnya menggunakan pisau dapur.
Pemuda pengangguran itu sempat dilarikan ke Puskesmas Kecamatan Darangdan, untuk mendapat perawatan tim medis, namun nyawanya tak tertolong lagi, lantaran terlalu banyak keluar darah.
Menurut Enung (53), ibu dari korban, Jeris diduga melakukan usaha bunuh diri, lantaran frustrasi karena penyakit yang dideritanya selama tiga hari ke belakang, tak kunjung sembuh. Dia menemukan anaknya sudah dalam keadaan bersimbah darah pada Jumat (30/10) sore.
"Sepertinya anak saya frustrasi, akibat penyakitnya. Dia menyayat tangannya dengan pisau dapur," kata Enung.
Kasus bunuh diri tersebut kini ditangani pihak kepolisian Sektor Darangdan Purwakarta. Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti di TKP.
"Kasusnya telah kami tangani, termasuk mengamankan sebilah pisau yang digunakan pelaku untuk bunuh diri," kata Kapolsek Darangdan, AKP Apep Kardan.
Jasad Jeris, oleh keluarga dibawa ke rumah duka, untuk dimakamkan di pemakaman umum setempat.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya