Sakit hati diusir, Indra tikam penjaga warnet hingga tewas
Merdeka.com - Empat hari diburu polisi, Indra Syahputra alias Togo (22) akhirnya ditangkap. Tersangka pelaku pembunuhan terhadap Ajuanta Tarigan(30), seorang penjaga warung internet (warnet), ini dilumpuhkan dengan tembakan.
Indra ditangkap di salah satu rumah makan di kawasan Jalan Jamin Ginting Medan, Minggu (12/10). Keberadaannya diketahui dari jejaring sosial Facebook.
"Ketika akan ditangkap dia mencoba melarikan diri, sehingga kakinya ditembak. Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan," kata Kapolres Deli Serdang AKBP Edi Fariadi.
Berdasarkan pengakuannya, Indra tega menghabisi nyawa Ajuanta Tarigan karena sakit hati. Dia tidak senang selalu diusir dari Boom Net, warnet yang dijaga korban. "Tersangka merencanakan pembunuhan itu. Dia menikam korban dengan pisau yang sudah dibawanya," jelas Edi.
Sebelumnya, Ajuanta Tarigan (30) tewas bersimbah darah di tempat kerjanya di Warnet Boom Net, Jalan Cokroaminoto, Lubuk Pakam, Deli Serdang, Rabu (8/10). Warga Jalan Masjid, Kompleks Perumahan Guru, Desa Sekip, Lubuk Pakam ini ditikam pelaku setelah mereka sempat bertengkar dan berkelahi.
Ajuanta tewas dengan luka robek bekas sayatan di kening sebelah kanan, 2 luka tusuk di leher sebelah kanan. Pada bagian dada dan rusuk sebelah kanan korban juga didapati masing-masing 1 luka tusukan.
Setelah menghabisi Ajuanta, pelaku pembunuhan melarikan diri. Namun polisi mengidentifikasinya sebagai Indra Syahputra alias Togo (22), warga Desa Sidorip, Beringin, Deli Serdang. Laki-laki ini akhirnya tertangkap empat hari berselang.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya